ANAMBASNEWS.COM – Masyarakat Desa Pulau Medang, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), berharap dapat menikmati aliran listrik selama 24 jam.
Saat ini, desa yang merupakan salah satu pulau terluar di Kabupaten Lingga tersebut hanya mendapatkan pasokan listrik selama 14 jam, yakni mulai pukul 5 sore hingga 7 pagi.
Peningkatan kebutuhan listrik di desa tersebut semakin memperkuat harapan masyarakat untuk merasakan layanan listrik sepanjang hari, seperti yang dinikmati di wilayah perkotaan di Lingga. Namun, hingga saat ini, harapan tersebut belum terealisasi.
Camat Katang Bidare, Kimat Awal, menjelaskan bahwa sebelumnya pernah ada koordinasi antara pemerintah daerah dan pihak PLN Provinsi Kepri terkait pemerataan layanan listrik 24 jam di wilayah Kabupaten Lingga, termasuk Desa Pulau Medang.
“Namun memang hingga saat ini belum terealisasi,” ungkap Kimat Awal baru-baru ini.
Ia menambahkan bahwa ada rencana untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di desa tersebut sebagai solusi.
“Rencananya, pada siang hari listrik di Desa Pulau Medang akan menggunakan tenaga surya, sedangkan pada malam hari akan menggunakan mesin PLN,” jelasnya.
Saat ini, Desa Pulau Medang masih mengandalkan mesin diesel dengan ketersediaan bahan bakar minyak yang terbatas, sehingga belum memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan listrik selama 24 jam penuh.
“Jadi, pasokan minyak yang ada tidak cukup untuk digunakan selama 24 jam,” tambah Kimat Awal.(Suharman)













