Batam, Anambasnews.com – Komisi IV DPRD Kota Batam menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait pelayanan kesehatan di Kota Batam pada Selasa, 3/2/2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya merespons berbagai keluhan masyarakat, khususnya pasien pengguna BPJS Kesehatan, terhadap pelayanan rumah sakit pemerintah dan swasta.
RDPU dipimpin langsung oleh Ketua Komisi IV DPRD Batam, Dandis Rajagukguk, ST, dan dihadiri sejumlah anggota komisi tersebut. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Batam, Ketua Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSI) Batam, Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah Seluruh Indonesia (ARSADA) Batam, para direktur rumah sakit se-Kota Batam, serta perwakilan BPJS Kesehatan Batam.
Dalam kesempatan tersebut, Dandis Rajagukguk menjelaskan bahwa RDPU digelar untuk mendapatkan gambaran menyeluruh terkait pelayanan kesehatan di Batam. Menurutnya, selama ini sering muncul keluhan dari masyarakat menyangkut pelayanan rumah sakit, terutama bagi pasien BPJS.
“Melalui forum ini, kami ingin berdiskusi secara terbuka dengan pihak rumah sakit dan BPJS agar diperoleh persepsi yang utuh mengenai pelayanan terhadap masyarakat,” ujar Dandis.
Beliau menegaskan bahwa tujuan utama RDPU adalah mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. “Bagaimanapun, rumah sakit merupakan tempat masyarakat mendapatkan layanan kesehatan, sehingga mutu pelayanan harus terus ditingkatkan,” tegasnya.
RDPU mendapat respons positif dari para pimpinan rumah sakit yang hadir. Mereka menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama dalam melayani peserta BPJS.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPRD Batam, Taufik Ace Muntasir, menekankan bahwa rumah sakit harus tetap berorientasi sebagai lembaga sosial yang mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
“Semakin baik pelayanan yang diberikan, maka semakin baik pula citra rumah sakit di mata masyarakat,” ujarnya.
Khusus bagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Taufik menyarankan agar dapat mencontoh pengelolaan RSUD di daerah yang sudah maju, seperti Tulungagung. Dengan anggaran yang cukup besar, ia menilai kualitas pelayanan RSUD seharusnya terus mengalami peningkatan.(*Ramdan)













