ANAMBASNEWS.COM,Kendari – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, tiba di Bandara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (10/10/2025) dalam rangka mendampingi sekaligus memimpin Kafilah Provinsi Kepulauan Riau yang akan berpartisipasi pada Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadis (STQH) Nasional ke-XXVIII Tahun 2025.
Kedatangan Wagub Nyanyang bersama Ketua Harian LPTQ Kepri, Ketua BKOW Kepri, Nenny Dwiyana Nyanyang menyusul 22 peserta kafilah Kepri yang sudah duluan berangkat. Suasana penyambutan berlangsung penuh semangat dan haru, disertai doa bersama agar para peserta mampu menorehkan prestasi terbaik di ajang nasional tersebut.
Dalam sambutannya, Nyanyang Haris Pratamura menyampaikan rasa bangga dan harapannya agar seluruh kafilah Kepri dapat tampil maksimal serta menjaga kekompakan dan keikhlasan selama mengikuti lomba.
“Insya Allah, kami hadir untuk memberikan dukungan penuh. Kami percaya para kafilah akan berusaha memberikan yang terbaik sebagai persembahan untuk Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Nyanyang di Bandara Haluoleo.
Nyanyany Haris juga mengajak masyarakat Kepri untuk turut mendoakan perjuangan para kafilah yang akan berlaga dalam berbagai cabang lomba, mulai dari tilawah, tahfidz, tafsir, hingga hadis.
“Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kepri agar para peserta diberi kekuatan, kelancaran, dan hasil terbaik,” tambahnya.
Kafilah Kepri Siap Persembahkan yang Terbaik
Selanjutnya Nyanyang Haris menyampaikan Kafilah Kepri datang dengan semangat tinggi dan persiapan matang untuk mengharumkan nama daerah. Mereka berkomitmen memberikan penampilan terbaik dalam setiap cabang lomba.
“Kami berusaha memberikan yang terbaik untuk Provinsi Kepulauan Riau. Mohon doa dan dukungan dari masyarakat agar kami dapat membawa pulang prestasi membanggakan,” pungkasnya.
STQH Nasional XXVIII Resmi Digelar di Kendari
Menurut data resmi Kementerian Agama RI, STQH Nasional ke-XXVIII Tahun 2025 akan digelar di Kota Kendari mulai 11 hingga 17 Oktober 2025, dengan Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir membuka acara secara resmi.
Acara ini memperlombakan empat bidang utama:
Tilawah Al-Qur’an (kategori anak-anak dan dewasa, putra-putri)
Tahfidz Al-Qur’an (golongan 1, 5, 10, 20, dan 30 juz)
Tafsir Al-Qur’an (putra dan putri dengan dasar tafsir beragam)
Hadis (hafalan 100 hadis bersanad, 500 hadis tanpa sanad, dan penulisan karya ilmiah hadis — inovasi baru tahun ini)
Dirjen Bimas Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa ajang STQH kali ini akan diikuti oleh sekitar 3.921 peserta dan pendukung, yang terdiri dari 1.027 peserta lomba, 663 peserta tambahan, 364 peserta cadangan, serta 1.500 pendamping dan panitia.
Selain itu, hadir pula 72 Dewan Hakim, ratusan pejabat pusat dan daerah, serta tamu dari luar negeri.(*Dan)













