ANAMBASNEWS.COM – Hujan deras yang mengguyur Kepulauan Anambas telah membawa perubahan signifikan pada suhu udara, membuatnya menjadi lebih dingin.
Prakirawan BMKG Tarempa, Jumiati Marbun, hujan diperkirakan akan terus berlangsung hingga Senin, 18 Agustus mendatang.
“Kita prediksi tinggi gelombang laut berkisar antara 0,5 meter hingga 2,5 meter. Bagi para nelayan, sangat disarankan untuk berhati-hati saat melaut dan mempertimbangkan untuk menunda keberangkatan jika kondisi cuaca tidak memungkinkan,” kata Jumiati.
“Jika tetap melaut, sebaiknya tidak pergi sendiri dan membawa rekan untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan,” tambahnya, Senin, 11 Agustus 2025.
Menurut Jumiati, prediksi cuaca, tinggi gelombang laut diperkirakan berkisar antara 0,5 meter hingga 2,5 meter.
Dalam menghadapi cuaca ekstrem ini, Jumiati mengimbau para nelayan untuk meningkatkan kewaspadaan dan memprioritaskan keselamatan saat melaut.
Jumiati juga meminta TNI AL, Basarnas, dan BPBD untuk siaga dan siap menerima laporan masyarakat terkait musibah atau kejadian yang berpotensi membahayakan selama cuaca ekstrem berlangsung.(*Ak)













