Anambasnews.com – Kepala Desa Putik, Azman, menyayangkan penangkapan warganya, Sabli, oleh aparat Malaysia karena diduga mencuri material di anjungan minyak Petronas di perairan Terengganu, Minggu (2/11). Sabli ditangkap bersama tiga warga Anambas lainnya dari Desa Candi dan Tebang.
“Warga saya, Sabli, ditangkap bersama tiga orang dari Candi dan Tebang,” ujar Azman, Rabu, 5 November 2025.
Azman kecewa karena Sabli berulang kali melakukan tindakan serupa meski sudah diperingatkan. “Sudah tiga kali saya dengar. Saya sudah sering mengingatkan,” katanya.
Menurut nya, dalam aksi tersebut berjumlah empat orang, yaitu, Sapri dari Desa Putik, Luhpi dari Desa Tebang, Jahri dari Desa Candi dan Pai dari Desa Candi.
Ia berharap kasus ini menjadi pelajaran agar warga tidak terlibat kegiatan ilegal di perairan negara lain. “Yang rugi bukan cuma dia, tapi juga keluarga dan nama baik kampung,” ujarnya.
Azman meminta pemerintah daerah dan aparat membantu proses hukum. “Kalau bisa dibantu hukum, kami berharap ada jalan keluar terbaik,” tambahnya.
Kasus ini bukan pertama kali melibatkan warga Anambas. Pemerintah desa berencana memperketat pengawasan dan memberikan penyuluhan.
“Kami akan terus ingatkan warga agar mencari rezeki dengan cara yang halal dan aman,” tutup Azman.(*Ak)













