Tanjungpinang

Roy Sokabla Terpilih Jadi Ketua IKMAL Tanjungpinang 2025-2030

241
×

Roy Sokabla Terpilih Jadi Ketua IKMAL Tanjungpinang 2025-2030

Sebarkan artikel ini
IKMAL Tanjungpinang menggelar Mubes Pemilihan Ketua periode 2025-2030, Kamis, 29/5/2025. (Foto: Anwar/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM, Tanjungpinang – Dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat persaudaraan khas Basudara, Ikatan Keluarga Maluku (IKMAL) Kota Tanjungpinang sukses menggelar Musyawarah Besar (Mubes) untuk pemilihan ketua baru masa bakti 2025-2030. Acara ini berlangsung pada Kamis, 29 Mei 2025, di Pinang Park, Km. 7, Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.

Mubes ini menjadi momentum penting dalam sejarah organisasi, menandai regenerasi kepemimpinan di tubuh IKMAL yang telah lama berakar di Bumi Gurindam. Dalam forum musyawarah yang berlangsung damai dan demokratis, peserta Mubes secara aklamasi menetapkan Roy Sokabla, S.E. sebagai Ketua IKMAL Kota Tanjungpinang periode 2025-2030. Ia menggantikan Bung Rajab Eli, S.Sos., tokoh kharismatik yang telah memimpin organisasi ini selama tiga periode berturut-turut sejak 2010.

Dalam sambutan perpisahannya yang penuh haru, Bung Rajab Eli menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan solidaritas lintas iman dalam tubuh IKMAL.

> “Beta pamit bukan berarti beta pergi jauh, tapi beta serahkan tong punya organisasi ini ke generasi penerus yang masih panas darahnya. Maluku itu satu; Kristen, Islam—sama-sama Basudara. Jangan biarkan IKMAL terpecah hanya karena beda gereja atau masjid,” ujar Bung Rajab dengan suara bergetar yang disambut tepuk tangan hangat dari para hadirin.

Sementara itu, Roy Sokabla dalam pidato perdananya sebagai ketua terpilih menyatakan komitmennya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dengan semangat pelayanan dan inovasi. Ia menekankan pentingnya memperkuat IKMAL sebagai rumah bersama yang memberdayakan seluruh keluarga besar Maluku di Tanjungpinang.

“Ini bukan kemenangan saya, tapi kemenangan seluruh Basudara Maluku di Tanjungpinang. Saya akan jaga rumah ini, dan bersama-sama kita bangun IKMAL menjadi lebih kokoh, lebih modern, tapi tetap berakar kuat pada nilai-nilai leluhur pela gandong, tifa, dan semangat potong di kuku rasa di daging,” tegas Bung Roy.

Mubes ini juga menjadi simbol penguatan identitas dan solidaritas orang Maluku di tanah rantau, khususnya di Kota Tanjungpinang yang dikenal sebagai kota multietnis dan multikultural. Keberagaman agama yang menyatu dalam tubuh IKMAL menjadi bukti nyata bahwa semangat “hidop orang basudara” bukan sekadar semboyan, tetapi dijalankan dalam tindakan.

Dengan berakhirnya kepemimpinan Bung Rajab Eli yang visioner dan kepercayaan yang diberikan kepada Bung Roy Sokabla yang enerjik, harapan besar muncul agar IKMAL ke depan mampu menjawab tantangan zaman. IKMAL diharapkan menjadi organisasi yang inklusif, progresif, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Maluku di perantauan.(*Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *