BatamBeritaHukum dan Kriminal

Pemusnahan 2 Ton Sabu di Kepri, Kapolda Irjen Asep Safrudin Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba

286
×

Pemusnahan 2 Ton Sabu di Kepri, Kapolda Irjen Asep Safrudin Tegaskan Komitmen Perang Melawan Narkoba

Sebarkan artikel ini
Pemusnahan 2 Ton Sabu di Polda Kepri, Kamis, 12/6/2025. (Foto: Ist)

ANAMBASNEWS.COM, Batam – Dalam langkah bersejarah yang menandai keseriusan Indonesia dalam memerangi kejahatan narkotika lintas negara, Kepala Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kapolda Kepri), Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menghadiri langsung prosesi pemusnahan narkotika jenis sabu seberat dua ton di Alun-Alun Engku Putri, Batam Centre, Kamis, 12 Juni 2025.

Pemusnahan ini merupakan hasil operasi gabungan berskala internasional yang dilakukan di wilayah perairan Kepri.

Acara yang digelar secara terbuka ini menjadi simbol nyata dari keberanian dan keterbukaan negara dalam menghadapi ancaman narkotika yang semakin sistematis dan transnasional. Selain menjadi bentuk pertanggungjawaban publik, kegiatan ini juga memperkuat komitmen lintas institusi dalam upaya pemberantasan narkoba, terutama di wilayah Kepri yang menjadi salah satu pintu gerbang laut Indonesia yang strategis namun rentan.

Pemusnahan sabu terbesar dalam sejarah Indonesia ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan lembaga strategis, antara lain Kepala BNN RI Komjen Pol. Dr. Marthinus Hukom, Menko Polhukam Jenderal Pol (Purn) Prof. Dr. Budi Gunawan, Menteri Ketenagakerjaan/Kepala BP2MI Abdul Kadir Karding, Kepala Kejati Kepri Teguh Subroto, Kepala Staf AL Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, serta Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad dan Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura.

Kehadiran para tokoh nasional ini menjadi bukti bahwa upaya pemberantasan narkoba menjadi agenda prioritas nasional yang melibatkan seluruh unsur, mulai dari aparat hukum, pertahanan, hingga lembaga intelijen.

Dalam pidatonya, Kepala BNN RI Komjen Pol. Dr. Marthinus Hukom menegaskan bahwa pemusnahan sabu dua ton ini adalah hasil dari kerja luar biasa tim gabungan pada 22 Mei 2025 di wilayah laut Kepri. Ia menyebut, pengungkapan ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah penindakan narkotika di Indonesia.

“Ini bukan sekadar operasi penindakan, tapi bukti konkret negara hadir dengan segala daya dan upaya untuk melindungi rakyat dari ancaman narkotika. Operasi ini adalah buah dari sinergi luar biasa antara BNN, Bea Cukai, TNI, Polri, serta jaringan intelijen nasional,” tegasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, penghargaan diberikan oleh Menko Polhukam dan Kepala BNN kepada sejumlah tokoh dan institusi yang dinilai berperan penting dalam pengungkapan jaringan narkotika ini, di antaranya:

Dari Menko Polhukam, Panglima Komando Armada I, Laksda TNI Fauzi, Direktur Penindakan BNN, Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan, Kepala BNNP Kepri, Brigjen Pol Hanny Hidayat, Kepala Kanwil DJBC Kepri, Adhang Noegroho Adhi, dan Plt. Direktur Intelijen BNN RI, Kombes Pol Satria.

Sementara dari Kepala BNN, Komandan Lantamal IV, Laksma TNI Berkat Widjanarko, Direktur Interdiksi BNN RI, Terry Zakiar Muslim, Kepala KPU Bea Cukai Batam, Zaky Firmansyah, Kabid Pemberantasan & Intelijen BNNP Kepri, Kombes Pol (Purn) Bubung Pramiadi, dan Kabid P2 Bea dan Cukai Batam, Muhtadi.

Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Asep Safrudin menegaskan bahwa Polda Kepri akan terus berada di garis depan dalam mendukung upaya pemberantasan narkotika. “Kami akan meningkatkan kerja sama antarinstansi, memperluas jaringan intelijen, serta memperketat pengawasan di seluruh pintu masuk wilayah perbatasan. Kepri bukan celah, tapi benteng kuat melawan kejahatan terorganisir,” ujarnya.

Seruan untuk Partisipasi Masyarakat

Sementara itu, Kabidhumas Polda Kepri, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, mengajak seluruh masyarakat untuk turut aktif dalam gerakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Ia menyatakan bahwa keterlibatan masyarakat sangat penting sebagai mitra strategis aparat dalam mengidentifikasi dan melaporkan aktivitas mencurigakan.

“Penanganan narkotika bukan hanya tanggung jawab negara, tapi juga tanggung jawab moral kita bersama sebagai warga bangsa,” ucapnya.(*Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *