KepriTanjungpinang

Pemprov Kepri Luncurkan DIGI-GO Internship, Cetak ASN Adaptif dan Siap Hadapi Era Digital

5
×

Pemprov Kepri Luncurkan DIGI-GO Internship, Cetak ASN Adaptif dan Siap Hadapi Era Digital

Sebarkan artikel ini
Pembukaan Program Magang DIGI-GO Internship di ruang Collaboration Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri, Dompak, Selasa (8/6/2026). (Diskominfo Kepri)

Tanjungpinang, Anambasnews.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) terus mempercepat transformasi digital di lingkungan birokrasi. Salah satu langkah nyatanya adalah melalui peluncuran Program Digital Government Internship (DIGI-GO Internship) yang bertujuan meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih profesional, adaptif, dan mampu menjawab tantangan pelayanan publik di era digital.

Program magang ASN berbasis Corporate University tersebut resmi dibuka di Collaboration Room Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (9/6/2026).

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kepri, Any Lindawati, mengatakan DIGI-GO Internship merupakan bagian dari strategi pengembangan kompetensi ASN melalui kolaborasi antara BPSDM dan Diskominfo Kepri.

Menurutnya, program ini dirancang dengan pendekatan learning from experience, di mana peserta tidak hanya menerima teori, tetapi juga terlibat langsung dalam praktik kerja dan pengelolaan layanan pemerintahan berbasis digital.

“Program ini menjadi wadah bagi ASN untuk belajar dari praktik terbaik, memperluas wawasan, sekaligus mengembangkan keterampilan digital yang sangat dibutuhkan dalam mewujudkan pelayanan publik yang efektif, adaptif, dan berorientasi pada masyarakat,” ujar Any.

Ia menjelaskan, pola pembelajaran yang diterapkan menggabungkan pembelajaran formal, kolaboratif, serta pengalaman kerja langsung sehingga lebih relevan dengan kebutuhan organisasi dan tugas jabatan peserta.

Pada tahap awal, program ini diikuti oleh 10 ASN yang berasal dari lima Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Kepri. Masing-masing OPD mengirimkan dua peserta untuk mengikuti magang selama 10 hari, mulai 9 hingga 23 Juni 2026.

Sebagai bentuk apresiasi, peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian program akan memperoleh sertifikat setara 20 jam pelajaran.

Any optimistis DIGI-GO Internship akan menjadi fondasi penting dalam membangun birokrasi modern yang mampu mengikuti perkembangan teknologi informasi yang terus bergerak cepat.

“Program DIGI-GO Internship kami harapkan mampu melahirkan ASN yang semakin profesional, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan mampu menjadi penggerak utama transformasi digital di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Kepri, James Simon Pattikawa, menilai program tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas ASN dalam menghadapi tuntutan pelayanan publik yang semakin modern dan berbasis digital.

Selama mengikuti magang, para peserta akan mendapatkan pembekalan berbagai kompetensi praktis, mulai dari jurnalistik pemerintahan, mobile photography, teknik pengambilan dan editing video, desain infografis, hingga evaluasi dan pengembangan website pemerintah.

“Kompetensi tersebut sangat penting untuk mendukung efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” kata James.

Menurutnya, pengembangan SDM ASN saat ini tidak bisa lagi hanya mengandalkan pembelajaran konvensional. Pengalaman langsung di lapangan menjadi salah satu metode yang paling efektif untuk memperkuat kemampuan aparatur dalam mendukung transformasi digital.

Program DIGI-GO Internship juga sejalan dengan berbagai kebijakan nasional dalam pengembangan talenta digital sektor pemerintahan yang bertujuan mempercepat akselerasi transformasi digital di kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah.

Melalui program ini, Pemprov Kepri berharap dapat mencetak ASN yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!