ANAMBASNEWS.COM, Tanjungpinang – Suasana penuh semangat kebersamaan dan keikhlasan membalut pelaksanaan pemotongan hewan kurban yang diselenggarakan di Masjid Jam’i Nurul Iman, yang berlokasi di Jl. Transito, Km. 8 Atas, tepat di samping Swalayan AL-BAIK, Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Sabtu, 7 Juni 2025.
Pada Hari Raya Iduladha tahun ini, panitia kurban Masjid Jam’i Nurul Iman memotong total 24 ekor hewan, yang terdiri dari : 6 ekor sapi kurban, 16 ekor kambing kurban dan 2 ekor kambing aqiqah
Dua ekor kambing dari aqiqah tersebut dipersiapkan khusus untuk konsumsi seluruh panitia yang terlibat dalam kegiatan, sebagai bentuk kebersamaan dan penghargaan atas kerja keras mereka dari pagi hingga sore hari.
Distribusi daging kurban dilakukan secara tertib dan merata kepada 530 warga yang tinggal di sekitar Masjid Jam’i Nurul Iman. Mereka terdiri dari: Warga Perumahan Griya Permata Kharisma RT. 1, 2, 3, dan 4. Warga di sepanjang Jalan Transito RT. 1, 2, dan 3. Warga lingkungan Pertamina
Tak hanya warga, seluruh 123 orang anggota panitia juga turut menerima bagian sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mereka dalam menyukseskan rangkaian kegiatan yang berjalan dengan lancar.
Bapak Yusuf, selaku Ketua Panitia Kurban, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada seluruh panitia dan warga yang terlibat.
“Alhamdulillah, pelaksanaan penyembelihan hewan kurban tahun ini berjalan dengan sangat lancar. Semua panitia bekerja dengan kompak dan penuh semangat. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan ini,” ujar Bapak Yusuf di sela-sela acara pembagian daging.
Para panitia, yang berasal dari berbagai latar belakang usia dan profesi, bekerja sama mulai dari proses penyembelihan, pencacahan, pengemasan hingga distribusi daging kepada warga. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari ibadah, tetapi juga mempererat silaturahmi dan memperkuat rasa solidaritas sosial antar sesama.
Masjid Jam’i Nurul Iman kembali menunjukkan peran strategisnya sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan. Kegiatan kurban ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai ketauhidan, kepedulian, dan gotong-royong di tengah masyarakat.(*Anwar)













