KepriTanjungpinang

Lelang Sekolah Rakyat di Bintan, Karimun dan Lingga Mulai Oktober, Pemprov Kepri Dikejar Target Pusat

5
×

Lelang Sekolah Rakyat di Bintan, Karimun dan Lingga Mulai Oktober, Pemprov Kepri Dikejar Target Pusat

Sebarkan artikel ini
Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura didampingi Kadis PUPP Rodi Yantari, Kadinsos Mahadi Rahman meninjau lahan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Bintan Buyu, Kabupaten Bintan, Senin (22/6/2026). Enji/DISKOMINFO KEPRI)

Tanjungpinang, Anambasnews.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tancap gas mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Bintan, Karimun, dan Lingga. Proses lelang proyek tersebut ditargetkan mulai berjalan pada Oktober 2026 agar pembangunan fisik dapat dimulai awal tahun 2027.

Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, saat meninjau lahan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Bintan Buyu, Kabupaten Bintan, Senin (22/6/2026).

“Bulan Oktober proses lelang harus sudah berjalan. Jika sesuai jadwal, Februari atau Maret tahun depan pembangunan fisiknya sudah dimulai,” kata Nyanyang.

Menurutnya, Kepri tidak boleh tertinggal dari daerah lain dalam merebut program prioritas nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut. Karena itu, seluruh persyaratan administrasi maupun teknis harus segera dituntaskan.

Nyanyang mengungkapkan, Pemprov Kepri telah berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan meminta Dinas PUPP segera berkomunikasi dengan Kementerian PUPR guna memperoleh desain resmi bangunan Sekolah Rakyat.

“Desain menjadi acuan penting agar proses perencanaan dan pelaksanaan bisa berjalan lebih cepat dan tepat,” ujarnya.

Selain itu, kesiapan lahan menjadi perhatian utama. Nyanyang meminta seluruh pihak terkait memastikan proses penyediaan lahan rampung paling lambat Juli 2026.

“Kalau lahannya sudah siap, tahapan berikutnya bisa langsung berjalan tanpa hambatan,” tegasnya.

Ia juga meminta Pemerintah Kabupaten Bintan memperkuat koordinasi untuk menyelesaikan seluruh kebutuhan yang diperlukan dalam mendukung pembangunan sekolah tersebut.

Program Sekolah Rakyat diharapkan menjadi solusi meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu sekaligus mendukung upaya percepatan pengentasan kemiskinan.

“Semua pihak harus bergerak bersama. Jangan berjalan sendiri-sendiri karena target waktu yang diberikan cukup ketat,” tambah Nyanyang.

Sebelumnya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad telah memimpin rapat koordinasi persiapan pembangunan Sekolah Rakyat pada 15 Juni 2026 lalu. Bahkan, Ansar secara khusus meminta Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat proses lelang pembangunan Sekolah Rakyat saat bertemu Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti di Jakarta.

Tahun 2026, pembangunan Sekolah Rakyat di Kepri akan berlangsung di Kota Tanjungpinang, Kabupaten Natuna, dan Kabupaten Kepulauan Anambas. Sementara pada 2027, program tersebut diperluas ke Kabupaten Bintan, Karimun, dan Lingga.

Selain itu, Pemprov Kepri juga mulai mempersiapkan pembangunan Sekolah Rakyat tingkat provinsi yang direncanakan berdiri di kawasan Pulau Dompak, Tanjungpinang.(*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!