Tanjungpinang

Pemko Tanjungpinang Resmi Menutup Rangkaian Safari Ramadan 1446 H di Pulau Penyengat

56
×

Pemko Tanjungpinang Resmi Menutup Rangkaian Safari Ramadan 1446 H di Pulau Penyengat

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah Resmi Menutup Rangkaian Safari Ramadan 1446 H di Pulau Penyengat, Sabtu, 29/3/2025. (Foto: Anwar/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM, Tanjungpinang -Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang secara resmi menutup rangkaian Safari Ramadan 1446 H/2025 dengan menggelar acara di halaman Masjid Sultan Riau, Pulau Penyengat, pada Sabtu, 29 Maret 2025.

Acara ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pejabat daerah.

Kegiatan ini diawali dengan penyerahan bantuan perlengkapan ibadah bagi masjid-masjid di Pulau Penyengat, sebagai bentuk dukungan terhadap kelangsungan aktivitas keagamaan.

Setelah itu, tausiyah Ramadan disampaikan oleh Ketua Forum Komunikasi Mubaligh Tanjungpinang, Ustaz Hariyun Sagita, yang menekankan pentingnya nilai-nilai spiritual dan kebersamaan selama bulan suci.

Momentum ini semakin hangat dengan acara berbuka puasa bersama yang diikuti oleh masyarakat Pulau Penyengat, rombongan Safari Ramadan, serta jajaran Forkopimda Kota Tanjungpinang.

Turut hadir Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, Agus Djurianto, beserta tokoh-tokoh masyarakat setempat yang semakin menambah kemeriahan acara.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyampaikan bahwa Safari Ramadan bukan hanya sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kualitas ibadah masyarakat.

“Kita semua memiliki harapan besar agar tanah yang kita cintai ini terus berkembang menjadi daerah yang lebih makmur, lebih sejahtera, dan lebih unggul di segala aspek kehidupan,” ungkapnya dengan penuh optimisme.

Lebih lanjut, Lis mengungkapkan bahwa Pemko Tanjungpinang saat ini tengah menjalin kerja sama erat dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam upaya mengembangkan kawasan di sekitar Balai Adat Pulau Penyengat.

Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat identitas budaya serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat.

Dengan berakhirnya rangkaian Safari Ramadan 1446 H ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian yang telah terjalin selama bulan suci tetap terjaga, menjadi fondasi kokoh dalam membangun Tanjungpinang yang lebih maju dan harmonis.(Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!