Tanjungpinang, Anambasnews.com.com – Momentum libur Natal dan Tahun Baru 2026 diperkirakan akan diwarnai peningkatan signifikan mobilitas masyarakat, seiring bertepatan dengan masa libur sekolah dan perguruan tinggi.
Kondisi ini diprediksi memicu lonjakan arus penumpang, baik di pelabuhan maupun bandara di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Kepulauan Riau, Syaiful, SE, menyampaikan harapannya agar pelaksanaan libur Nataru tahun ini dapat berjalan dengan aman, nyaman, serta terbebas dari kecelakaan maupun gangguan layanan transportasi.
Menurut Syaiful, sebagai wilayah kepulauan, Kepri memiliki tantangan tersendiri terutama dari faktor cuaca. Berdasarkan imbauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kondisi cuaca pada bulan Desember cenderung tidak stabil, disertai hujan lebat, angin kencang, serta gelombang laut tinggi yang berpotensi mengganggu keselamatan perjalanan laut dan udara.
“Karena itu, sinergi dan kolaborasi semua pihak menjadi kunci utama. Kami berharap seluruh stakeholder terkait dapat bekerja secara solid demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang melakukan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru,” ujar Syaiful dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang bersama instansi terkait, Minggu, 28 Desember 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Syaiful juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, di antaranya KSOP Tanjungpinang sebagai penyelenggara, Dinas Perhubungan Provinsi Kepulauan Riau, TNI, Polri, BMKG, Dinas Kesehatan, operator kapal, Pelindo, KPLP, serta berbagai instansi dan organisasi transportasi lainnya.
Menurutnya, rapat koordinasi ini merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian pemerintah dalam melindungi masyarakat dari berbagai potensi risiko perjalanan selama masa libur Natal dan Tahun Baru.
“Harapan kita bersama, masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, zero accident dan zero problem selama libur Nataru,” tutup Syaiful.(*Dani)













