Tanjungpinang, Anambasnews.com – Lampu lalu lintas di kawasan Tugu Tangan, tepatnya dari arah Ganet, dilaporkan mati sejak beberapa hari terakhir. Kondisi ini membuat arus kendaraan tersendat dan memicu kebingungan pengendara di persimpangan padat tersebut.
Pantauan di lapangan, pengendara terpaksa ekstra waspada karena tidak ada panduan jelas kapan harus berhenti atau melaju. Situasi semakin berisiko saat jam sibuk pagi dan sore, ketika volume kendaraan meningkat.
“Lampunya mati dari arah Ganet. Kami bingung harus jalan atau berhenti, sementara dari arah lain tetap melaju. Ini rawan tabrakan,” keluh seorang pengendara motor, Rabu (14/1/2026).
Keluhan serupa disampaikan pengemudi mobil. Ketiadaan lampu lalu lintas membuat pengendara saling mendahului dan berpotensi memicu kemacetan panjang.
Bahkan, di beberapa momen, pengendara mengandalkan isyarat tangan sesama pengguna jalan untuk mengurai kepadatan. Warga berharap pihak terkait segera turun melakukan pengecekan dan perbaikan.
Masyarakat juga meminta adanya petugas pengatur lalu lintas sementara guna mencegah kemacetan dan kecelakaan hingga perbaikan tuntas.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab matinya lampu lalu lintas di lokasi tersebut.
(*Dani)













