Tanjungpinang, Anambasnews.com – Festival Layang-Layang Sabanang Minangkabau digelar di kawasan BT 9 Kota Tanjungpinang, Minggu, 1 Februari 2026, dan berlangsung meriah. Kegiatan ini diikuti oleh 60 peserta dengan total 20 layang-layang yang diterbangkan dalam festival tersebut.
Festival ini tidak hanya menjadi ajang hiburan dan pelestarian budaya, tetapi juga menjadi kompetisi yang memperebutkan piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan bagi para peserta terbaik.
Kegiatan budaya ini disponsori oleh Marsekal Muda TNI Novla Mirsyah, S.E., M.TR (Han) melalui Sabanang Minangkabau, serta mendapat dukungan dari Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Provinsi Kepulauan Riau.
Beragam bentuk dan motif layang-layang khas Minangkabau menghiasi langit kawasan BT 9, menarik perhatian masyarakat yang hadir menyaksikan jalannya festival.
Ketua Panitia Festival Layang-Layang Sabanang Minangkabau, Darnadion, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk upaya menjaga dan melestarikan budaya Minangkabau melalui permainan tradisional yang sarat dengan nilai kebersamaan.
Menurutnya, festival ini juga menjadi wadah silaturahmi antarpecinta layang-layang sekaligus sarana edukasi bagi generasi muda agar tidak melupakan permainan tradisional di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Sementara itu, Ketua DPW Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) Provinsi Kepulauan Riau, Momon Faulanda Adinata, dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya festival tersebut.
Ia menilai kegiatan ini mampu memperkuat persatuan masyarakat Minangkabau di perantauan sekaligus memperkenalkan budaya Minangkabau kepada masyarakat luas.
Ia berharap Festival Layang-Layang Sabanang Minangkabau dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin tahunan yang membawa manfaat budaya, sosial, dan edukasi bagi masyarakat Kepulauan Riau.
Panitia berharap kegiatan ini terus mendapat dukungan dari berbagai pihak guna menjaga serta mengembangkan budaya lokal di Kepulauan Riau.(*Dani)













