BeritaTanjungpinang

Distributor Beras di Tanjungpinang Diduga Selundupkan Ratusan Ton Beras Tanpa Merk

148
×

Distributor Beras di Tanjungpinang Diduga Selundupkan Ratusan Ton Beras Tanpa Merk

Sebarkan artikel ini
Gudang dan distributor beras di kilometer 7 Tanjungpinang, Minggu, 8/9/2024. (Foto: Anwar/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM, Tanjungpinang – Sebuah gudang dan distributor beras di kilometer 7 Tanjungpinang, yang dimiliki oleh seorang pengusaha beras terkenal, diduga terlibat dalam penyelundupan ratusan ton beras tanpa merk.

Barang-barang tersebut disinyalir berasal dari pelabuhan tikus yang terletak di sekitar Tanjung Uban, Bintan Utara. Operasi ilegal ini terungkap pada Kamis, 29 Agustus 2024.

Di dalam gudang milik A, terdapat mesin berukuran besar yang diduga digunakan untuk mengoplos beras. Selain itu, ditemukan juga ratusan ton beras tanpa merk yang disimpan di gudang tersebut.

Diduga beras ini tidak melalui prosedur impor resmi dan tidak memiliki izin kesehatan dari pihak karantina, menimbulkan kekhawatiran akan dampak kesehatannya bagi masyarakat yang mengonsumsinya.

Saat pemilik gudang, yang berinisial A dan merupakan pemilik CV Adil Mitra Sembada Tanjungpinang, dicoba untuk dikonfirmasi di tempat usahanya di KM 7 Tanjungpinang, ia tidak berhasil ditemui.

Hanya beberapa karyawan yang berada di lokasi, salah satunya seorang wanita paruh baya keturunan Tionghoa yang menyebutkan, “Pak Aseng lagi nggak ada di tempat,” pada Senin, 2 September 2024.

Kasus ini menyebabkan negara mengalami kerugian besar karena pajak dari ratusan ton beras yang diselundupkan hilang.

Selain itu, risiko terhadap kesehatan masyarakat semakin meningkat karena beras tersebut tidak memiliki dokumen uji kesehatan yang seharusnya dikeluarkan oleh pihak Karantina.

Penyelidikan lebih lanjut mengenai kasus ini masih berjalan, dan diharapkan pihak berwenang segera mengambil tindakan tegas untuk mencegah kerugian yang lebih besar serta melindungi masyarakat dari konsumsi beras yang tidak aman.(Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!