Tanjungpinang

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Pesisir di Tanjungpinang 3-7 Februari, BPBD Siagakan Tim

5
×

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Pesisir di Tanjungpinang 3-7 Februari, BPBD Siagakan Tim

Sebarkan artikel ini
Kepala BPBD Kota Tanjungpinang, Muhammad Yamin, (Foto: Ist)

Tanjungpinang, Anambasnews.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir (rob) yang diperkirakan terjadi pada 3 hingga 7 Februari 2026 di sejumlah wilayah pesisir Kepulauan Riau, termasuk Kota Tanjungpinang.

Peringatan ini disampaikan karena adanya fenomena fase perigee dan bulan purnama yang berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut maksimum. Berdasarkan data pemantauan water level dan prediksi pasang surut, masyarakat pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan.

Wilayah yang berpotensi terdampak di Kota Tanjungpinang meliputi kawasan pesisir Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang Barat, Bukit Bestari, dan sekitarnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang, Muhammad Yamin, menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan intensif di wilayah rawan serta menyiagakan personel untuk mengantisipasi dampak yang mungkin terjadi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, mematikan aliran listrik saat terjadi genangan guna menghindari korsleting, serta mewaspadai binatang berbisa. Tim Reaksi Cepat (TRC) siap memberikan bantuan dan melakukan evakuasi jika dibutuhkan,” tegasnya, pada Selasa, 3/2/2026.

Ia menambahkan, potensi banjir pesisir dapat mengganggu aktivitas di pelabuhan, permukiman pesisir, serta sektor ekonomi seperti perikanan dan usaha tambak. Masyarakat diimbau mengamankan barang berharga dan membatasi aktivitas di kawasan pesisir saat air laut mencapai pasang maksimum.

Untuk keperluan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan BPBD Kota Tanjungpinang melalui nomor (0771) 20949. Pemerintah kota mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, dengan koordinasi lintas perangkat daerah terus dilakukan untuk menjaga keselamatan warga.(*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!