Bintan, Anambasnews.com – Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (DKUPP) menggelar Pelatihan Keterampilan Teknis Membatik bagi 50 pengrajin Usaha Mikro yang telah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB). Pelatihan yang dibuka langsung Ketua TP PKK Bintan Hafizha Rahmadhani berlangsung di Rumah Batik Bintan, Desa Ekang Anculai, Kecamatan Teluk Sebong, Rabu, 10 Desember 2025.
Kegiatan ini merupakan upaya strategis mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor kreatif, khususnya pengembangan batik lokal sebagai produk unggulan. Sebagai gerbang pariwisata nasional, Bintan membutuhkan produk khas dengan identitas kuat dan daya saing tinggi di pasar global.
Dalam sambutannya, Hafizha menyatakan bahwa batik memiliki nilai seni, budaya, dan potensi ekonomi besar apabila dikelola profesional. Bintan memiliki kekayaan motif lokal seperti gonggong, padi emas, dan biota laut yang mencerminkan karakter kemaritiman, yang harus diimbangi dengan peningkatan teknik produksi dan inovasi desain.
“Manfaatkan pelatihan ini secara maksimal, kembangkan ilmunya, dan lestarikan budaya lokal. Tingkatkan kepercayaan diri – kita yang harus terlebih dulu bangga dengan produk buatan Bintan,” ujarnya.
Pelatihan dirancang untuk meningkatkan kualitas batik Bintan, mulai dari teknik dasar, pewarnaan lanjutan, penguncian warna ramah lingkungan, hingga pengembangan desain yang modern namun tetap mempertahankan nilai filosofis lokal. Peserta juga dibekali materi kewirausahaan agar batik dapat menjadi souvenir premium.
Sementara itu, Kepala Dinas KUPP Bintan Asy Syukri menyampaikan bahwa pelatihan menghadirkan narasumber berpengalaman dari Rumah Batik Batam, Rumah Batik Bintan, dan praktisi batik nasional. Sebagai tindak lanjut, peserta akan didaftarkan ke koperasi Sentra Fashion dan berkolaborasi dengan Dekranasda untuk pemasaran terpadu, guna memperkuat posisi Batik Bintan sebagai produk kebanggaan daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.(*Tio)













