BengkalisInfotorial

Ziarah Makam Raja Sang Naualuh Damanik, Momen Perkuat Silaturahmi Bengkalis dan Pematang Siantar

21
×

Ziarah Makam Raja Sang Naualuh Damanik, Momen Perkuat Silaturahmi Bengkalis dan Pematang Siantar

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso, Selasa, 15/4/2025. (Foto: Suryani/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM, Bengkalis – Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut hangat kedatangan rombongan Pemerintah Kota Pematang Siantar dalam rangkaian ziarah ke Makam Raja Sang Naualuh Damanik di Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Selasa, 15 April 2025.

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-154 Kota Pematang Siantar, Provinsi Sumatera Utara.

Wali Kota Pematang Siantar Wesly Silalahi bersama Wakil Wali Kota Herlina dan rombongan disambut langsung oleh Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso. Penyambutan diawali oleh para ahli waris Sang Naualuh Damanik, dilanjutkan dengan ritual tabur bunga dan pembacaan doa di makam sang raja.

Dalam sambutannya, Wabup Bagus menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kunjungan tersebut, seraya berharap momen ziarah ini dapat memperkuat silaturahmi sekaligus menjadi ajang membangun sinergi antara kedua daerah.

“Mudah-mudahan momentum ini bisa menjadi media untuk menyamakan persepsi dan langkah dalam membangun daerah dan mensejahterakan masyarakat,” ujar Bagus.

Ia juga menyoroti sejarah pengasingan Raja Sang Naualuh Damanik ke Pulau Bengkalis oleh penjajah Belanda. Meski diasingkan, sang raja tetap mengabdikan diri sebagai guru ngaji, yang meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat setempat.

“Jasa beliau harus tetap dikenang, apalagi beliau juga pernah mengabdi di tanah ini sebagai guru ngaji. Ini bagian dari sejarah yang harus kita rawat bersama,” tambahnya.

Bagus juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyambutan dan pendampingan terdapat kekurangan. “Tak ada kayu yang tak berbonggol, tak ada manusia yang luput dari salah,” katanya dengan kearifan lokal.

Sementara itu, Wali Kota Wesly Silalahi mengungkapkan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Ia menekankan pentingnya melestarikan nilai-nilai perjuangan dan prinsip Sang Naualuh Damanik yang masih relevan hingga kini, seperti nilai gotong royong, tanggung jawab, serta pelestarian adat dan budaya.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya,” tegas Wesly.

Usai ziarah, rombongan juga diajak meninjau bangunan bersejarah Huis Van Bewaring Jell Belanda 1810 di Jalan Pahlawan Bengkalis, yang dahulu menjadi tempat Raja Sang Naualuh Damanik menjalani hukuman pada masa penjajahan.

Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat dari kedua pemerintahan, termasuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pematang Siantar Syaiful Rizal, Staf Ahli Wali Kota Happy Oikumenis Daely, Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis Hj. Siti Aisyah, serta para ahli waris dan keturunan Raja Sang Naualuh Damanik.(Suryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *