Batam

Wali Kota Batam Terima Kunjungan Kerja Kantor Staf Presiden

47
×

Wali Kota Batam Terima Kunjungan Kerja Kantor Staf Presiden

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad Terima Kunker Kantor Staf Presiden RI di Kota Batam, Selasa, 8/7/2025. (Foto: Diskominfo)

ANAMBASNEWS.COM, Batam – Wali Kota Batam Terima Kunjungan Kerja Kantor Staf Presiden Kota Batam, Amsakar Achmad, menerima kunjungan kerja dari Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia di Aula Engku Hamidah, Lantai IV Kantor Wali Kota Batam, pada Selasa, 8 Juli 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan Rapat Koordinasi dan Verifikasi Lapangan terkait progres pemberantasan Narkoba dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kota Batam.

Amsakar menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perhatian pemerintah pusat terhadap isu-isu strategis yang dihadapi Kota Batam. “Atas nama Pemerintah Kota Batam, BP Batam, dan seluruh masyarakat, kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah pusat dalam mendukung upaya daerah dalam memberantas narkoba dan TPPO,” ujarnya.

Kota Batam memiliki posisi geografis yang strategis karena berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga. Namun, kondisi ini juga membuat Batam rentan terhadap berbagai bentuk kejahatan transnasional, seperti peredaran narkoba, perdagangan manusia, dan aktivitas ilegal lainnya.

Amsakar berharap melalui rapat koordinasi ini dapat dirumuskan langkah-langkah strategis dan taktis untuk menekan peredaran narkoba dan kasus TPPO di Batam. Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dan komitmen bersama demi menjaga keamanan serta masa depan generasi bangsa.

Pimpinan rombongan dari KSP, Mayjen TNI (Purn.) Dedi Sambowo, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Kota Batam. Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba dan TPPO menjadi bagian penting dalam 17 program prioritas Presiden Republik Indonesia.

“Bapak Presiden memberikan arahan yang sangat jelas, zero tolerance terhadap narkoba dan korupsi. Kedua hal ini merupakan ancaman serius bagi masa depan bangsa dan hambatan besar dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” tegas Dedi Sambowo.

Ia mengajak seluruh pihak yang hadir untuk mengungkapkan pesan strategis dalam pencegahan TPPO dan narkoba, serta mendorong semangat kerja yang dilandasi profesionalisme, hati nurani, dan rasa syukur.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh seluruh unsur Forkopimda, jajaran TNI/Polri, BNN, perwakilan instansi vertikal, dan OPD terkait. Seluruh peserta diharapkan mampu bersinergi dan memperkuat kolaborasi dalam memerangi narkoba dan perdagangan orang di wilayah Batam.(**Dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *