BatamKepri

Marzuki Soroti Ketidakhadiran Bupati Natuna dalam Pembahasan RTRW Kepri 2026

107
×

Marzuki Soroti Ketidakhadiran Bupati Natuna dalam Pembahasan RTRW Kepri 2026

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Daerah Pemilihan Natuna-Anambas, Marzuki, SH, yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kepri (Foto: Ist)

Batam, Anambasnews.com – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Daerah Pemilihan Natuna-Anambas, Marzuki, SH, yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kepri, menyoroti ketidakhadiran Bupati Natuna dalam rapat Panitia Khusus (Pansus) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kepri Tahun 2026 yang membahas sinkronisasi Ranperda bersama Pemerintah Kabupaten Natuna.

Pernyataan tersebut disampaikan Marzuki usai rapat Pansus RTRW 2026 yang digelar di Graha Kepri Batam, Selasa (23/6/2026).

Menurut Marzuki, agenda pembahasan kali ini sangat penting karena menyangkut sejumlah usulan perubahan tata ruang untuk mengakomodasi rencana pembangunan pelabuhan oleh Kementerian Perhubungan di Kabupaten Natuna.

“Ada beberapa usulan perubahan tata ruang yang diajukan untuk mengakomodasi rencana pembangunan pelabuhan oleh Kementerian Perhubungan. Pada prinsipnya, Pansus RTRW menyetujui perubahan tersebut karena dinilai penting untuk mendukung pembangunan dan konektivitas daerah,” ujar Marzuki.

Namun demikian, ia menyayangkan tidak hadirnya Bupati Natuna dalam pembahasan tersebut. Marzuki menilai kehadiran kepala daerah sangat diperlukan mengingat substansi yang dibahas berkaitan langsung dengan arah pembangunan jangka panjang Kabupaten Natuna.

“Kami berharap Bupati Natuna dapat hadir langsung dalam pembahasan RTRW ini. Karena sampai saat ini sudah tiga kali pertemuan dilaksanakan, namun belum pernah dihadiri oleh Bupati dan selalu diwakilkan oleh Wakil Bupati,” katanya.

Marzuki mengungkapkan, dari tujuh kabupaten dan kota di Kepulauan Riau yang terlibat dalam pembahasan RTRW, hampir seluruh kepala daerah hadir langsung untuk memberikan penjelasan dan menyampaikan pandangan pemerintah daerah masing-masing.

“Sementara dari tujuh kabupaten dan kota lainnya, pembahasan Pansus selalu dihadiri langsung oleh bupatinya atau wali kotanya. Karena itu kami berharap ke depan Bupati Natuna juga dapat hadir agar proses sinkronisasi RTRW berjalan lebih maksimal dan berbagai kebijakan strategis daerah dapat dijelaskan secara langsung,” tegasnya.

Sebagai wakil rakyat dari Natuna dan Anambas, Marzuki menegaskan bahwa DPRD Kepri mendukung berbagai program pembangunan strategis di Natuna, termasuk rencana pembangunan pelabuhan yang diyakini akan memperkuat konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Yang terpenting adalah bagaimana setiap rencana pembangunan strategis dapat diakomodasi dalam dokumen tata ruang sehingga memiliki dasar hukum yang kuat untuk direalisasikan,” pungkasnya.(*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!