BatamKepri

Mustamin Bakri Dorong Usulan Pengembangan Pelabuhan Natuna Masuk Prioritas RTRW Kepri 2026

11
×

Mustamin Bakri Dorong Usulan Pengembangan Pelabuhan Natuna Masuk Prioritas RTRW Kepri 2026

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Daerah Pemilihan Natuna-Anambas, Mustamin Bakri (tiga dari kanan) (Foto: Ist)

Batam, Anambasnews.com – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau dari Daerah Pemilihan Natuna-Anambas, H. Mustamin Bakri, meminta agar usulan pengembangan pelabuhan di Kabupaten Natuna kembali menjadi perhatian dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026.

Pernyataan tersebut disampaikan Mustamin dalam Rapat Sinkronisasi Ranperda RTRW bersama Pemerintah Kabupaten Natuna yang digelar Panitia Khusus (Pansus) RTRW DPRD Kepri di Graha Kepri Batam, Selasa (23/6/2026).

Menurut Mustamin, sejumlah usulan terkait pengembangan pelabuhan di Natuna sebelumnya telah disampaikan kepada perwakilan Kementerian Perhubungan. Karena itu, ia menilai pembahasan mengenai sektor kepelabuhanan perlu kembali diagendakan agar mendapat perhatian yang lebih serius dalam dokumen RTRW.

“Saya tahu persis ketika ada pertemuan dengan utusan Kementerian Perhubungan, saya ikut hadir. Memang ada usulan-usulan terkait pelabuhan yang telah disampaikan. Tidak ada salahnya jika kita kembali mengagendakan pertemuan untuk membahas hal tersebut secara lebih mendalam,” ujar Mustamin.

Ia menegaskan, pelabuhan memiliki peran vital bagi Natuna sebagai daerah kepulauan dan wilayah perbatasan. Menurutnya, pengembangan sejumlah pelabuhan strategis seperti Pelabuhan Selat Lampa, Pelabuhan Nyet-Nyet Pulau Tiga, Pelabuhan Seluan, Pelabuhan Selaut, Pelabuhan Pulau Panjang, Pelabuhan Binjai, serta pelabuhan lainnya di Natuna perlu diakomodasi dalam perencanaan tata ruang daerah.

“Natuna memiliki sejumlah pelabuhan yang menjadi urat nadi konektivitas antarwilayah. Karena itu, kebutuhan pengembangan dan peningkatan fasilitas pelabuhan harus mendapat perhatian dalam perencanaan tata ruang agar pembangunan ke depan lebih terarah,” katanya.

Mustamin juga mendorong Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kabupaten Natuna untuk memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Perhubungan, sehingga usulan pembangunan dan pengembangan pelabuhan dapat masuk dalam program prioritas nasional.

Ia berharap hasil pembahasan RTRW Kepri 2026 mampu mengakomodasi kebutuhan infrastruktur strategis di Natuna, terutama sektor kepelabuhanan, guna memperkuat konektivitas, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan.

“Harapan kita, RTRW yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan daerah. Infrastruktur pelabuhan harus menjadi salah satu perhatian karena sangat menentukan konektivitas dan perkembangan ekonomi Natuna ke depan,” tutup Mustamin.(*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!