AdvetorialKepriTanjungpinang

Wagub Nyanyang Lantik Komisioner KPID Kepri 2025–2028, Tekankan Kedaulatan Informasi di Daerah Perbatasan

23
×

Wagub Nyanyang Lantik Komisioner KPID Kepri 2025–2028, Tekankan Kedaulatan Informasi di Daerah Perbatasan

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan Komisioner KPID Kepri periode 2025-2028 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (21/10/2025). F-Diskominfo Kepri

Tanjungpinang, Anambasnews.com – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Nyanyang Haris Pratamura, secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Kepri periode 2025–2028. Pelantikan yang didasarkan pada Keputusan Gubernur Kepri Nomor 1082 Tahun 2025 ini dilaksanakan di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (21/10/2025).

Adapun tujuh anggota KPID Kepri yang dilantik adalah Ramon Domora, Tito Suwarno, Henky Mohari, Indra Isputranto, Ahmad Dani, Bambang Sumitro, dan Walter Panjaitan.

Dalam sambutannya, Wagub Nyanyang menegaskan bahwa tugas komisioner yang baru bukan sekadar seremoni, melainkan tanggung jawab besar dalam menjaga kualitas informasi publik dan kedaulatan penyiaran di Kepulauan Riau.

Wagub Nyanyang Haris Pratamura berfoto bersama Komisioner KPID Kepri periode 2025-2028 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (21/10/2025).F-Diskominfo Kepri

“Pelantikan ini menandai dimulainya tugas mulia untuk memastikan lembaga penyiaran di Provinsi Kepulauan Riau berjalan sesuai peraturan perundang-undangan dan nilai-nilai budaya bangsa,” ujar Wagub Nyanyang.

Tantangan Daerah Perbatasan dan Kedaulatan Informasi

Wagub Nyanyang menyoroti tantangan unik Kepri sebagai provinsi kepulauan yang berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Posisi ini membuat wilayah Kepri rentan terhadap masuknya siaran asing yang berpotensi bertentangan dengan jati diri bangsa.

“KPID harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan informasi dan memperkuat karakter bangsa melalui penyiaran yang sehat,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya penguatan konten lokal yang mengangkat potensi maritim, budaya Melayu, pariwisata, dan kearifan lokal Kepri. Wagub berharap KPID mendorong lembaga penyiaran menghasilkan program yang edukatif, inspiratif, dan mempromosikan UMKM daerah.

Selain itu, Wagub juga menyoroti perlunya literasi digital dan penyiaran bagi masyarakat di pulau-pulau terluar, agar mereka mampu memilah informasi dan terhindar dari berita bohong atau hoaks.

Wagub Nyanyang menutup sambutannya dengan harapan agar komisioner baru bekerja secara kolektif, kreatif, adaptif, dan responsif terhadap dinamika daerah perbatasan, menjadikan sumpah jabatan sebagai pedoman moral.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!