Anambasnews.com – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Gunung Samak di Desa Terempa Selatan resmi melaksanakan panen perdana jagung sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan desa.
Komoditas ini dipilih sebagai andalan karena dinilai memiliki potensi besar, mudah diolah, dan menjadi solusi bagi kebutuhan pakan ternak di wilayah tersebut.
Penanaman dilakukan di lahan seluas kurang lebih 1 hektar dengan menggunakan 10 kilogram bibit jagung pakan jenis jagung pipil yang khusus diperuntukkan sebagai pakan ternak. Dari luasan lahan tersebut, pihak BUMDes memperkirakan hasil panen mencapai sekitar 5,5 ton.
Salah satu keunggulan program ini adalah pola tanam yang berkelanjutan. Setelah masa panen tiba, tanah akan segera diolah kembali untuk penanaman berikutnya, menjadikan jagung pakan sebagai komoditas utama yang terus dikembangkan dalam skema ketahanan pangan desa.
Kepala Desa Terempa Selatan, Surianto, menyampaikan bahwa harapan utama dari kegiatan ini adalah menjadi contoh nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin menunjukkan kepada warga bahwa penanaman jagung itu bisa dilakukan dan relatif mudah. Dengan adanya penanaman ini, kami berharap harga jagung di wilayah ini tidak terlalu mahal, sehingga mendorong lebih banyak masyarakat untuk mulai mencoba menanam jagung sendiri,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).
Selain program penanaman, BUMDes Gunung Samak juga telah melengkapi diri dengan fasilitas pendukung. Saat ini, BUMDes sudah memiliki mesin pipil dan mesin pemecah jagung.
Fasilitas ini tidak hanya digunakan untuk kebutuhan internal, tetapi juga terbuka bagi masyarakat. Warga yang memiliki jagung pakan dapat membawanya ke BUMDes untuk dipipil atau dipecahkan dengan mudah.
Surianto, menegaskan, inisiatif ini dapat terus berjalan berkelanjutan, memberikan manfaat bagi perkembangan BUMDes, serta meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat Desa Terpa Selatan dalam bidang pertanian.(*Julianto)













