AnambasPendidikan dan Kesehatan

Satu-Satunya Siswa Lulus, SDN 002 Rewak Gelar Acara Perpisahan Khusus untuk Khairul Azmi

15
×

Satu-Satunya Siswa Lulus, SDN 002 Rewak Gelar Acara Perpisahan Khusus untuk Khairul Azmi

Sebarkan artikel ini
SDN 002 Rewak melaksanakan Acara Perpisahan Khusus untuk Khairul Azmi, Jumat, 13/6/2025. (Foto: Ak/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti SD Negeri 002 Rewak, Kecamatan Jemaja, Kepulauan Anambas, Jumat 13 Juni 2025, saat para guru secara khusus menggelar acara perpisahan sederhana untuk satu-satunya siswa kelas VI yang lulus tahun ini, Muhammad Khairul Azmi.

Khairul, yang kini akan melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), menjadi perhatian utama pada hari terakhirnya di sekolah dasar. Dengan mengenakan kemeja putih dan celana panjang hitam, ia tampak menikmati momen istimewa itu bersama para guru yang telah membimbingnya selama enam tahun terakhir.

“Anak kami, Khairul Azmi, menjadi satu-satunya siswa yang lulus. Karena dari kelas satu sampai kelas enam cuma dia yang tersisa di sekolah kami. Maka kami buat acara secara sederhana untuk merayakan ini,” ujar Kepala SDN 002 Rewak, Iskandar.

Iskandar mengenang Khairul sebagai sosok yang rajin dan tekun dalam belajar. Menurutnya, Khairul memiliki semangat tinggi untuk menimba ilmu meski belajar di sekolah yang jumlah siswanya sangat minim.

“Saya salut dengan Khairul. Ia tekun belajar dan cepat menangkap apa yang diajarkan. Tak neko-neko,” tambahnya.

SDN 002 Rewak memang dikenal sepi peminat. Hal ini, kata Iskandar, disebabkan oleh letak geografis sekolah yang berada di pinggiran Desa Rewak. Sementara satu sekolah dasar lainnya terletak di Lembah Rewak, wilayah yang lebih padat penduduk.

“Sekolah kami di pinggiran, jadi kalah jumlah murid dengan yang di Lembah Rewak. Tapi kami tetap semangat mendidik,” jelasnya.

Menariknya, meskipun hanya memiliki sedikit siswa, SDN 002 Rewak justru memiliki jumlah tenaga pendidik terbanyak dibanding sekolah lainnya di daerah tersebut.

“Di sini ada 17 orang tenaga pendidik, semuanya sudah berstatus PNS dan PPK. Meski murid sedikit, kami tidak pernah surut dalam mengajar. Ini tanggung jawab kami untuk mencerdaskan anak bangsa,” pungkas Iskandar.

Keberangkatan Khairul ke jenjang pendidikan berikutnya menjadi simbol semangat pendidikan yang tak mengenal jumlah. Ia adalah bukti bahwa dedikasi guru dan semangat belajar tak boleh padam, meski hanya untuk satu anak.(Ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *