Anambas

Satpol PP Anambas Tangani Kasus Pria yang Berpakaian Seolah Ustadz dan Resahkan Warga

304
×

Satpol PP Anambas Tangani Kasus Pria yang Berpakaian Seolah Ustadz dan Resahkan Warga

Sebarkan artikel ini
Satpol PP Anambas amankan Pria Ala Ustadz yang Resahkan Emak-emak, Kamis, 22/1/2026. (Foto: Julianto/Anambasnews.com)

Anambasnews.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kepulauan Anambas telah menangani kasus sosok pria tak dikenal yang beraktivitas mencurigakan dan meresahkan warga, terutama kaum ibu-ibu di wilayah Siantan dan Matak.

Kepala Seksi Operasi Satpol PP Anambas, Agung Pebyata Sugema, mengkonfirmasi pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat terkait aktivitas pria berinisial AS (35 tahun), warga Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara.

“Hasil monitoring kami, yang bersangkutan terdeteksi berada di wilayah Matak,” ujar Agung, pada Jumat, 23 Januari 2026.

Pria tersebut kerap terlihat berkeliling dari rumah ke rumah dengan mengenakan pakaian layaknya seorang ustadz, sehingga awalnya tidak menimbulkan kecurigaan.

Namun, AS kemudian menawarkan potongan ayat Al-Qur’an yang ditulis di selembar kertas kepada penghuni rumah yang didatanginya. Setelah ayat tersebut dibacakan atau diterima, ia meminta uang seikhlasnya dengan alasan sebagai sedekah atau keberkahan hidup.

Cara AS mendatangi rumah warga dinilai tidak biasa. Ia lebih sering menyasar rumah yang hanya dihuni emak-emak ketika suami sedang pergi bekerja, membuat sejumlah kaum ibu merasa takut dan tidak nyaman karena datang secara tiba-tiba tanpa pemberitahuan.

Kekhawatiran warga semakin meningkat karena tidak mengetahui maksud sebenarnya dari aksi pria tersebut, meskipun ia mengatasnamakan ayat-ayat suci. Setelah menerima laporan, Satpol PP langsung melakukan pemantauan dan penelusuran terhadap pergerakan AS di sejumlah wilayah.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui AS datang ke Kabupaten Kepulauan Anambas menggunakan kapal ro-ro melalui Kecamatan Jemaja, kemudian menyeberang ke Tarempa. Setelah aksinya ramai diperbincangkan dan viral di wilayah Tarempa, ia kembali menyeberang ke Matak untuk melanjutkan aktivitasnya.

Di Matak, AS akhirnya diamankan oleh tim gabungan Satpol PP dengan pihak terkait guna menghindari keresahan masyarakat yang lebih luas. “Sejauh ini belum ada korban,” kata Agung.

Sebagai langkah antisipasi, Satpol PP bersama pihak terkait memulangkan AS ke daerah asalnya menggunakan kapal PT Pelni, KM Bukit Raya.(*Julianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!