oleh

Polresta Barelang Bersama Satpol PP Lakukan Pengecekan Jam Operasional dan Unsur Judi di Arena Permainan Kota Batam

ANAMBASNEWS.COM – Polresta Barelang Bersama Sat Pol PP melakukan pengecekan jam operasional di sejumlah arena permaianan yang ada di Kota Batam, Minggu (19/11/2023) malam.

Kegiatan ini di lakukan oleh Unit 1 Sat Reskrim Polresta Barelang, Personil Paminal Polresta Barelang, Satpol PP Kota Batam, Personil Polsek Lubuk Baja, Personil Polsek Batu Ampar, Personil Polsek Batu Aji, dan diikuti awak media.

Adapun sasaran pengecekan oleh tim gabungan tersebut meliputi arena permainan di Game Zone Top 100, Hoki Bear Top 100, Star Light Zone, Game Zone Super Star 21, Billiard Centre, Sky 88 Game Zone, Uban Game Zone Mitra Mall, Zeus 88 Pasar Mitra Mall, Lucky City, E-Zone Mitra Mall, City Hunter, Nagoya Game Zone, Jgs 88 Pasar Dotamana, Duta Game Zone Pasar Dotamana, Asia Game Zone Lion, Sky Light Zone, Piramid Game, dan Game Boy.

Kasat Reskrim Polresta Barelang melalui Kanit 1 Judisila Polresta Barelang, Iptu Mochamad Rizki Ramadhani, mengatakan pengecekan dilakukan sekaligus melakukan pemantauan pelaksanaan Peraturan Walikota (Perwako) nomor 11 tahun 2023, mengenai perubahan Perwako nomor 16 tahun 2021.

“Dalam pengecekan kali ini, kita memastikan waktu operasional bagi Arena Permainan Elektronik yang mana jam operasional dimulai pukul 11.00 WIB – 24.00 WIB, perizinan yang dimiliki setiap pelaku usaha yang telah disetujui dan berlaku efektif, melakukan pengecekan kondisi tempat arena permainan, serta mengecek dalam menjalankan usaha Arena Permainan tidak ada kegiatan perjudian,” terang Ucap Iptu Mochamad Rizki Ramadhani.

Dari hasil pengecekan tersebut , arena-arena permainan didapati telah memiliki perizinan yang telah dikeluarkan dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Meski demikian sebut Iptu Moch Rizki, diduga masih ada perizinan yang belum dimiliki pelaku usaha yaitu berupa Sertifikat Standar Usaha yang diterbitkan LSU (Lembaga Sertifikasi Usaha).

Lanjut Iptu Moch Rizki,petugas juga tidak menemukan unsur perjudian di arena permainan, yaitu tidak adanya pertukaran hadiah berupa uang di arena permainan, melainkan berupa hadiah barang seperti boneka, alat elektronik, alat tulis dan rokok.

Meski demikian ia mengungkapkan jam operasional arena-arena permainan telah melanggar jam operasional.

“Terhadap jam oprasional arena permainan tersebut diduga melanggar Perwako No. 11 Tahun 2023 tentang perubahan atas Perwako No. 16 tahun 2021 tentang waktu penyelenggan usaha kepariwisataan di Kota Batam,” ungkapnya.

Sementara Kepala Seksi Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kota Batam, Alex Wahyudi , mengimbau kepada seluruh pengusaha yang mempunyai arena permainan elektronik di Kota Batam, untuk menerapkan jam operasional mulai dari pukul 10.00 WIB sampai 24.00 WIB.

“Sesuai dengan Perwako yang telah diterapkan, kecuali arena permainan yang berada di Mall Kota Batam, karena mengikuti jam operasional mall tersebut,” kata Alex.

Berdasarkan hasil dari pemeriksaan disetiap arena permainan, Alex membeberkan masih ditemukan yang melewati jam operasional. Hal itu juga diakui oleh pihak management arena permainan elektronik, yang mengaku usahanya masih buka 24 jam.

Menurut Alex, atas temuan ini Satpol PP bersama Polresta Barelang memberikan kesempatan untuk melakukan perubahan selama 1 minggu, dan akan kembali dilakukan pengecekan.

“Jika masih ada yang melakukan pelanggaran, akan dilakukan penindakan sesuai aturan yang berlaku,” tegas Alex.  * (BURHAN)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed