ANAMBASNEWS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas mengadakan audiensi dengan PT. Telkomsel Batam untuk membahas peningkatan layanan telekomunikasi di wilayah Desa Teluk Bayur, Selasa, 21/5/2024.
Pertemuan ini berlangsung di Grapari Telkomsel Batam dan dihadiri oleh Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra, Sekda Anambas Sahtiar, S.H., M.M, Ketua Komisi 1 DPRD Kepulauan Anambas Amat Yani, Anggota DPRD Yusli dan Fahri Hidayat, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Dari pihak Telkom hadir Suwito, GM Telkom Reg 1 Ges Sumatera, dan jajaran Manajer Sumbagteng di Pekanbaru yang turut serta secara online.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kominfo Anambas memaparkan pemanfaatan penyediaan layanan akses telekomunikasi pada tower milik PT. Moratelindo di Desa Teluk Bayur, Kecamatan Kute Siantan.
Wakil Bupati Wan Zuhendra menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan tindak lanjut dari forum, rapat, serta surat yang telah disampaikan sebelumnya, menyusul desakan warga yang menginginkan hadirnya sinyal 4G di daerah mereka.
“Keinginan masyarakat setempat baik ke Pemda maupun pihak Moratel hanyalah ‘merdeka sinyal’. Proses pembangunan telah didukung penuh oleh masyarakat, seperti menghibahkan lahan dan akses jalan ke lokasi tower. Namun, sangat disayangkan hingga saat ini Desa Teluk Bayur belum merasakan manfaatnya,” ujar Wan Zuhendra.
Sekda Anambas Sahtiar, S.H., M.M, menambahkan bahwa PT. Moratelindo akan menyediakan fasilitas penyewaan tower secara gratis kepada provider, sehingga Telkomsel tidak perlu membangun atau menyewa infrastruktur baru. Hal ini diharapkan dapat mempercepat hadirnya sinyal di Desa Teluk Bayur yang dekat dengan Ibukota Kabupaten.
Anggota DPRD Fahri Hidayat, Yusli, dan Ketua Komisi 1 DPRD Amat Yani turut menyampaikan pentingnya program nawacita Presiden Jokowi yang salah satunya adalah memerdekakan sinyal di daerah terdepan, terpencil, dan terluar seperti Desa Teluk Bayur.
Manager Network Operation & Productivity Batam, Yuyun Supriadi, menyambut baik dukungan dari Pemerintah Kabupaten Anambas. Dia menjelaskan beberapa kendala teknis yang dihadapi, seperti kondisi baterai yang tidak mampu membackup PLN yang hanya beroperasi selama 12 jam dan perlunya Perjanjian Kerja Sama (PKS) minimal dua tahun untuk memanfaatkan tower milik PT. Moratelindo.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Wan Zuhendra menyampaikan bahwa Pemda Anambas akan segera melakukan PKS antara Telkomsel, Moratel, dan Pemda. Selain itu, upaya akan dilakukan untuk menyediakan listrik PLN di Pian Pasir selama 24 jam serta membangun akses jalan menuju tower.
“Semoga kolaborasi ini dapat dilaksanakan sesegera mungkin sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Anambas, khususnya Desa Teluk Bayur,” tutup Wan Zuhendra.(**Red)













