Anambasnews.com – Keprihatinan masyarakat kembali disuarakan terkait nasib fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK) Antang yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.
Salah satu warga Desa Tarempa Timur, Imran, mendesak pemerintah daerah agar segera memberikan perhatian serius dan mengambil langkah konkret untuk mengaktifkan kembali fungsi lembaga tersebut.
Dalam keterangannya kepada media, Sabtu (25/4/2026), Imran menuturkan bahwa kondisi fisik bangunan BLK saat ini sudah sangat memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera.

“Kami melihat kondisi bangunan ini sangat memprihatinkan. Atap dan plafon banyak yang rusak parah, sementara peralatan pelatihan yang seharusnya menjadi aset berharga justru terlihat terbengkalai tanpa perawatan yang layak,” ujar Imran.
Menurutnya, sangat disayangkan dan merugikan jika aset strategis milik negara yang berfungsi sebagai wadah peningkatan keterampilan serta kompetensi tenaga kerja ini terus dibiarkan terbengkalai dan mati suri.
Padahal, fasilitas seperti ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya generasi muda untuk mengasah kemampuan.
“Sayang sekali jika fasilitas vital ini hanya menjadi bangunan kosong. Padahal, perannya sangat besar untuk mencetak tenaga kerja yang handal dan siap bersaing,” tambahnya.

Oleh karena itu, Imran berharap pemerintah daerah tidak menunda-nunda waktu untuk segera melakukan perbaikan total atau revitalisasi menyeluruh terhadap bangunan dan sarana prasarana yang ada.
Dengan perbaikan tersebut, diharapkan fungsi BLK dapat kembali hidup dan dimanfaatkan secara maksimal. Hal ini dinilai sangat penting sebagai upaya strategis dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Kepulauan Anambas.(*Julianto)













