Tanjungpinang

Lis Darmansyah Paparkan Langkah Pemulihan Ekonomi Tanjungpinang dalam FGD PWI–MTI

35
×

Lis Darmansyah Paparkan Langkah Pemulihan Ekonomi Tanjungpinang dalam FGD PWI–MTI

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah (baju koko putuh) (Foto: Ist)

 

Tanjungpinang, Anambasnews.com — Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah memaparkan sejumlah langkah strategis Pemerintah Kota dalam mendorong pemulihan dan penguatan ekonomi daerah pada Forum Group Discussion (FGD) yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanjungpinang bersama Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Sabtu (20/12/2025), di Hotel Pelangi.

FGD bertema Strategi Membangkitkan Perekonomian Tanjungpinang tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan untuk merumuskan arah pembangunan kota ke depan, khususnya dalam menghadapi keterbatasan fiskal, lahan, dan tantangan investasi.

Dalam pemaparannya, Lis Darmansyah mengakui bahwa pertumbuhan ekonomi Tanjungpinang yang berada di kisaran 3 persen pada 2025 masih perlu ditingkatkan melalui berbagai terobosan kebijakan yang realistis dan berkelanjutan.

“Kita menyadari banyak keterbatasan, terutama persoalan lahan dan iklim investasi. Namun, kondisi ini tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bergerak. Pemerintah kota terus mencari solusi agar ekonomi Tanjungpinang tumbuh lebih optimal,” ujar Lis.

Ia menegaskan, pengembangan pariwisata berbasis budaya dan sejarah menjadi salah satu fokus utama Pemko Tanjungpinang. Namun demikian, sektor tersebut harus ditopang oleh infrastruktur yang memadai, mulai dari akses pelabuhan, transportasi, hingga kepastian pemanfaatan lahan melalui penataan Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB).

Selain pariwisata, Lis juga menyoroti pentingnya penataan kota yang berkelanjutan, termasuk pengelolaan sampah, penanganan kawasan rawan banjir, serta peningkatan kualitas permukiman sebagai bagian dari upaya menciptakan kota yang layak huni dan menarik bagi investor.

Menindaklanjuti berbagai masukan dalam FGD, Lis mengungkapkan bahwa pemerintah kota telah mengambil langkah konkret, di antaranya mengaktifkan kembali enam unit bus transportasi umum, optimalisasi layanan transportasi perkotaan, serta penyusunan kalender pariwisata daerah guna meningkatkan kunjungan wisatawan.

FGD tersebut turut dihadiri Kepala BP Tanjungpinang Cokky Wijaya, Anggota DPRD Kepri Bobby Jayanto, Ketua MTI Kepri, Ketua Asita, serta akademisi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Dr. Wahyu Eko, yang memberikan berbagai pandangan strategis terkait pembangunan kota.

Lis Darmansyah berharap, forum diskusi seperti ini dapat menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.

“Pemulihan ekonomi tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan sinergi semua pihak agar Tanjungpinang tumbuh sebagai kota yang berdaya saing dan berkelanjutan,” pungkasnya.(*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!