KepriSosial dan EkonomiTanjungpinang

Kepri-Sarawak Jalin Kerja Sama Ekonomi: Natuna dan Anambas Jadi Andalan

88
×

Kepri-Sarawak Jalin Kerja Sama Ekonomi: Natuna dan Anambas Jadi Andalan

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Pengelola Perbatasan Daerah (BPPD) Provinsi Kepri, Doli Boniara, (Foto: dok. Pribadi DB)

Tanjungpinang, Anambasnews.com –  Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berupaya meningkatkan kerja sama ekonomi dan perdagangan lintas batas dengan Sarawak, Malaysia, terutama di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Kepri, Doli Boniara, akan menyampaikan usulan ini dalam Pertemuan ke-38 Tim Teknis Kerja Sama Sosial Ekonomi (Sosek) Malindo antara Kalimantan Barat dan Sarawak di Miri, yang berlangsung dari 3 hingga 6 November 2025.

Doli menekankan kesiapan Kepri untuk memperkuat konektivitas ekonomi lintas batas, khususnya di Natuna dan Anambas, yang memiliki potensi besar di sektor perikanan, pertanian, dan hasil laut.

“Kepulauan Riau memiliki posisi strategis di perbatasan laut dengan Sarawak. Melalui kerja sama konkret, kita ingin membuka akses ekspor yang lebih luas bagi produk unggulan daerah serta memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat perbatasan,” kata Doli pada Minggu, 2 November 2025.

Melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna, Kepri mengusulkan pembentukan forum kerja sama atau asosiasi ekspor-impor produk pertanian, peternakan, dan perkebunan (P3KP) yang melibatkan pengusaha, petani, dan pemerintah dari kedua belah pihak.

Kepri juga menawarkan program pertukaran pengetahuan dan teknologi pertanian modern, serta pelatihan keterampilan bagi petani dan pelaku usaha dalam manajemen bisnis dan pemasaran.

“Kami ingin kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat perbatasan, terutama petani dan peternak di Natuna,” ujar Doli, menyampaikan usulan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Natuna.

Kepri menyoroti potensi besar sektor perikanan di Natuna dan Anambas. Melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepri, diusulkan kerja sama pengelolaan fishing ground di perbatasan dan promosi ekspor rumput laut.

Usulan penting lainnya adalah pembukaan jalur perdagangan bahan baku ikan segar dari Natuna dan Anambas ke Tanjung Manis, Sarawak, dengan melibatkan instansi pemerintah dan pelaku swasta dari kedua negara.(*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *