Tanjungpinang, Anambasnews.com – Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi dipilih menjadi lokasi Kuliah Kerja Pencarian Data Penelitian (KK-PDP) bagi Perwira Siswa (Pasis) Seskoau Angkatan 64 Tahun Pelajaran 2026. Pemilihan ini didasarkan pada potensi ruang udara yang sangat strategis bagi perkembangan penerbangan nasional.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra Provinsi Kepri, Andi Agung, mewakili Gubernur Ansar Ahmad, di Aula Wan Seri Beni Dompak, Senin (13/4/2026).
Dalam sambutannya, Andi Agung memaparkan keunggulan geografis Kepri sebagai wilayah maritim yang berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia, dan Kamboja. Selain potensi ekonomi, maritim, dan pariwisata, ruang udara Kepri dinilai memiliki posisi vital sebagai jalur lalu lintas strategis dunia.
“Ruang udara dan laut Kepri sangat berpotensi menjadi check point kawasan perdagangan dunia. Oleh karena itu, sinergi dan kolaborasi sangat penting untuk memaksimalkan potensi ini,” ujar Andi Agung.
Sementara itu, Komandan Seskoau, Marsekal Muda TNI Dr. Jorry S. Koloay, menegaskan bahwa Kepri dipilih karena kondisi ruang udaranya yang sangat baik dan memiliki potensi besar dalam pengembangan penerbangan Indonesia, khususnya terkait pengelolaan Flight Information Region (FIR) Jakarta.
“Kegiatan ini penting untuk mencari solusi dan evaluasi dalam pengelolaan ruang udara di wilayah perbatasan. Potensinya tidak hanya soal pertahanan dan kedaulatan, tapi juga ekonomi dan lingkungan yang harus dikelola bersama antara sipil dan militer,” jelas Jorry.
Ia berharap para Pasis mampu menggali data yang valid dan akurat untuk memperkuat manajemen pengelolaan ruang udara di Kepri.
Selain kegiatan akademis, kunjungan ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi perekonomian dan pariwisata daerah.
“Kami juga akan menyempatkan waktu berwisata dan berbelanja. Semoga kunjungan ini membawa manfaat ganda bagi Kepri,” pungkasnya.**
Editor : Ind













