BatamSosial dan Ekonomi

Investasi Melonjak 102 Persen, BP Batam Laporkan Capaian ke Presiden Prabowo

8
×

Investasi Melonjak 102 Persen, BP Batam Laporkan Capaian ke Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini
Prabowo Terima kunjungan Pimpinan BP Batam, (Foto: BP Batam)

Batam, Anambasnews.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima jajaran pimpinan Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) untuk membahas percepatan transformasi Batam sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional, di Jakarta, Selasa (7/7/2026).

Pertemuan ini dihadiri langsung Kepala BP Batam Amsakar Achmad, Wakil Kepala Li Claudia Chandra, Deputi Bidang Investasi Fary Djemy Francis, serta Deputi Bidang Infrastruktur Mouris Limanto.

Presiden menegaskan Batam harus menjadi model pelaksanaan agenda nasional melalui hilirisasi, industrialisasi, deregulasi, percepatan investasi, dan efisiensi logistik. Keunggulan kawasan ini harus dibangun di atas fondasi kepastian hukum, pelayanan cepat, dan infrastruktur berdaya saing global.

Salah satu arahan utama adalah modernisasi pelabuhan serta pembangunan Pelabuhan Internasional Batam sebagai simpul logistik nasional yang terintegrasi dengan kawasan industri, manufaktur berteknologi tinggi, pusat data, dan jaringan pelayaran dunia. Langkah ini ditargetkan menekan biaya logistik, meningkatkan daya saing ekspor, dan memperkokoh posisi Batam dalam rantai pasok global.

Dalam laporannya, Kepala BP Batam Amsakar Achmad menjelaskan bahwa pasca pemberlakuan PP Nomor 25 Tahun 2025 dan berbagai kebijakan pengembangan kawasan, pelayanan investasi semakin cepat dan memberikan kepastian hukum yang lebih baik.

“Melalui reformasi ini, kami targetkan Batam menjadi kawasan yang lebih produktif, tertata, dan kompetitif, sekaligus memperkuat perannya sebagai pusat investasi, industri, dan perdagangan yang berkontribusi nyata bagi perekonomian nasional,” ujar Amsakar.

Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menambahkan pihaknya terus memperkuat tata kelola melalui digitalisasi Sistem Manajemen Lahan (LMS) guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan kemudahan layanan. “Hal ini memperkuat kepastian hukum, mempercepat layanan, dan menumbuhkan kepercayaan investor,” tegasnya.

Deputi Bidang Investasi Fary Djemy Francis melaporkan capaian investasi yang menggembirakan: tahun 2025 mencapai Rp 69,3 triliun, sedangkan Triwulan I 2026 menembus Rp 17,48 triliun—naik 102,85 persen secara tahunan. Investasi kini semakin terarah ke sektor bernilai tambah tinggi seperti elektronik, mesin, pusat data, dan energi.

“Presiden juga mengarahkan Batam menjadi proyek percontohan reformasi investasi nasional lewat digitalisasi layanan, pengawasan berbasis risiko, dan penguatan integritas kawasan,” ungkap Fary.

Menutup pertemuan, Presiden Prabowo memerintahkan koordinasi lintas kementerian dan lembaga diperkuat untuk menyelesaikan isu strategis secara cepat, mulai dari harmonisasi regulasi hingga pembangunan pelabuhan internasional.**

Editor : Ind

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *