ANAMBASNEWS.COM – Tim Search and Rescue (SAR) gabungan melanjutkan pencarian Abdullah, seorang warga Desa Mubur yang hilang saat melaut di perairan Senayan, Kecamatan Siantan, sejak Senin, 13 Januari 2025.
Pada pencarian hari kedua, Rabu, 15 Januari 2025, petugas menemukan beberapa barang milik korban, seperti mesin pompong, jangkar, dan pakaian yang dikenakan saat terakhir kali melaut.
Kerabat korban, Nurdin, mengungkapkan bahwa pencarian dimulai sejak subuh dengan melibatkan 10 kapal. Fokus pencarian dipusatkan di lokasi penemuan puing pompong korban pada hari sebelumnya.
“Titik pencarian masih di sekitar lokasi puing pompong. Ada kemajuan, tetapi korban belum ditemukan,” ujar Nurdin. Ia meyakini bahwa korban belum terbawa arus terlalu jauh sehingga pencarian masih terkonsentrasi di area tersebut.
Namun, pencarian mengalami kendala akibat keterbatasan alat selam yang dimiliki oleh nelayan lokal. “Nelayan tidak memiliki peralatan memadai untuk menyelam, jadi kami sedikit terhambat dalam mencari korban di dasar laut,” kata Kapolsek Palmatak, Iptu Kristian.
Kendati demikian, kondisi cuaca selama operasi SAR hari kedua dilaporkan sangat mendukung. Iptu Kristian menyampaikan harapan agar korban dapat segera ditemukan. “Kami terus mencari dengan memanfaatkan cuaca yang mendukung. Semoga korban segera ditemukan,” katanya.
Abdullah diketahui pergi melaut pada Senin, 13 Januari 2025, pukul 12.30 WIB, seperti biasanya mencari ikan dari siang hingga sore hari. Namun, ia tidak kembali hingga malam. Rekan-rekan sesama nelayan yang melakukan pencarian lebih awal menemukan puing-puing pompong yang diduga miliknya.
Operasi SAR akan terus berlanjut hingga korban ditemukan, dengan melibatkan berbagai pihak untuk mempercepat proses pencarian.(Burhan)













