AdvetorialKepriTanjungpinang

Gubernur Ansar: Jangan Buang Sampah ke Laut, Pulau Penyengat Ikon Budaya Harus Dijaga Bersama

11
×

Gubernur Ansar: Jangan Buang Sampah ke Laut, Pulau Penyengat Ikon Budaya Harus Dijaga Bersama

Sebarkan artikel ini
Gubernur Kepri Ansar Ahmad Pimpin Gotong Royong Bersihkan Laut Pulau Penyengat, (Foto: Ist)

Tanjungpinang, Anambasnews.com – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad memimpin langsung kegiatan gotong royong (Goro) bersama yang dilaksanakan di perairan depan pelantaran Balai Adat Melayu, Pulau Penyengat, Minggu (1/3/2026) sore. Kegiatan ini digelar dalam suasana kebersamaan sekaligus menjadi momen ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa Ramadhan.

Dalam kegiatan itu, Gubernur Ansar didampingi oleh Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri Raja Al-Hafiz, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.

Aksi gotong royong difokuskan pada pembersihan sampah yang mengapung di sekitar perairan pelantaran Balai Adat Melayu. Sampah plastik menjadi perhatian utama dalam kegiatan ini karena dinilai berpotensi merusak ekosistem laut dan mengganggu keindahan kawasan wisata religi serta budaya tersebut.

Gubernur Ansar dalam kesempatan itu mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, terlebih ke laut. Menurutnya, kesadaran menjaga kebersihan harus dimulai dari diri sendiri.

“Jangan buang sampah sembarangan, apalagi ke laut. Sampah plastik sangat berbahaya karena bisa merusak ekosistem laut dan berdampak jangka panjang bagi kehidupan kita,” tegas Ansar.

Ia menambahkan, Pulau Penyengat sebagai salah satu ikon sejarah dan kebudayaan Melayu harus dijaga kebersihannya secara bersama-sama. Pemerintah, kata Ansar, tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.

“Kita ingin Penyengat tetap bersih, indah, dan nyaman dikunjungi. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua sebagai masyarakat Kepri,” ujarnya.

Gubernur Ansar mengajak seluruh elemen masyarakat Kepri untuk menjadikan budaya bersih sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

“Kalau kita kompak menjaga lingkungan, insya Allah laut kita tetap lestari dan generasi mendatang masih bisa merasakan manfaatnya. Mari kita jaga Kepri dengan tindakan nyata, dimulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan,” tutupnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!