AdvetorialAnambas

Di HUT 1 Tahun Kepemimpinan, Aneng Ingatkan ASN Jaga Integritas dan Kerjasama

16
×

Di HUT 1 Tahun Kepemimpinan, Aneng Ingatkan ASN Jaga Integritas dan Kerjasama

Sebarkan artikel ini
Bupati Anambas Aneng Bersama Wakil Bupati Anambas Raja Bayu Febri Gunadian, (Foto: Ist)

Anambasnews.com – Bupati Kepulauan Anambas Aneng dan Wakil Bupati Raja Bayu Febri Gunadian menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus doa syukur bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk merayakan satu tahun kepemimpinan. Acara berlangsung di Masjid Agung Baitul Makmur, Kelurahan Tarempa, pada Jumat, 27 Februari 2026.

Acara yang diselenggarakan secara sederhana namun khidmat dihadiri ASN mulai dari tingkat staf hingga pejabat eselon II. Mereka berkumpul tidak hanya untuk berdoa, tetapi juga menyimak arahan dari kepala daerah.

Bupati Aneng menyampaikan rasa bangga atas dukungan yang diberikan oleh seluruh ASN dalam mewujudkan visi dan misi pemerintah daerah. Menurutnya, kinerja, loyalitas, dan dedikasi dalam pelayanan masyarakat selama satu tahun terakhir dinilai cukup baik dan telah memberikan kepuasan.

Ia menjelaskan bahwa satu tahun kepemimpinan menjadi pondasi awal untuk perubahan. Berbagai langkah strategis telah diterapkan, antara lain penguatan tata kelola pemerintahan, peningkatan kedisiplinan ASN, percepatan pelayanan publik, serta penetapan program prioritas daerah.

Meskipun masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan anggaran, kondisi geografis kepulauan, dan dinamika regulasi, Aneng tetap optimistis bahwa semua hal tersebut dapat diatasi melalui kerja keras dan komitmen bersama.


“Kita tidak akan gentar menghadapi tantangan. Dengan komitmen bersama, semua bisa kita atasi,” ucapnya.

Untuk tahun kedua kepemimpinan, pemerintah daerah akan memfokuskan pada empat program utama, peningkatan pelayanan publik berbasis digital, penguatan ekonomi lokal dan UMKM, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta peningkatan kualitas sumber daya manusia ASN.

Aneng juga memberikan peringatan tegas terkait integritas birokrasi. Ia menegaskan tidak akan mentoleransi praktik Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN), serta intervensi atau praktik “titip-menitip” dalam birokrasi.

“Kami tidak rela ada yang tersangkut kasus KKN di masa kepemimpinan kami. Seluruh ASN harus jadi abdi negara yang tegak lurus tidak ada sekat kelompok atau kepentingan tertentu. Jika ada intervensi dari siapa pun, saya akan tegas menindak,” tutupnya.(Adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!