ANAMBASNEWS.COM, Tanjungpinang – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi bagi guru, pustakawan, dan pegiat literasi pada Selasa (21/10/2025). Acara berlangsung di Studio Perpustakaan Raja Muhammad Yusuf Al Ahmadi, Tanjungpinang.
Kepala Dispusip Kepri, Herry Andrianto, S.E., M.M., membuka secara resmi kegiatan yang diikuti oleh 50 peserta perwakilan pustakawan dari berbagai kabupaten/kota di Kepri.
Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan, Raja Nazilah, selaku Ketua Panitia, melaporkan bahwa Bimtek ini bertujuan untuk yaitu, Meningkatkan pemahaman pustakawan tentang konsep literasi informasi, Mengembangkan keterampilan mengelola informasi, Mendorong pustakawan menjadi fasilitator literasi di perpustakaan masing-masing dan Membangun jaringan antar pustakawan se-Provinsi Kepri.
Herry Andrianto dalam sambutannya menekankan pentingnya literasi di era digital. “Pustakawan tidak hanya berfungsi sebagai pengelola informasi, tetapi juga sebagai fasilitator penyampaian informasi yang benar kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan tentang bahaya banjir informasi dan pentingnya kemampuan memilah serta menganalisis informasi agar terhindar dari hoaks. “Literasi bukan hanya soal kemampuan membaca, tetapi juga kemampuan berpikir kritis,” tegasnya.
Bimtek ini menghadirkan narasumber kompeten, yaitu Harken, S.Pd.Ek. (Ketua PW Forum TBM Kepri), Dwi Anggraini, S.E. (Diskominfo Kepri), dan Sekar Nur Wulandari, S.E., M.Si. (Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Kepri). Aisyah Jali Idris dari RRI Tanjungpinang bertindak sebagai moderator.
Dispusip Kepri berharap kegiatan ini dapat meningkatkan peran pustakawan dan pegiat literasi dalam mewujudkan masyarakat Kepri yang cerdas, kritis, dan melek informasi.(*Dan)













