BengkalisInfotorial

Bupati Kasmarni Usulkan Pembangunan Pelabuhan dan Penambahan Dermaga Roro ke Menteri Perhubungan

35
×

Bupati Kasmarni Usulkan Pembangunan Pelabuhan dan Penambahan Dermaga Roro ke Menteri Perhubungan

Sebarkan artikel ini
Bupati Bengkalis Kasmarni Usulkan Pembangunan Pelabuhan dan Penambahan Dermaga Roro ke Menteri Perhubungan, Selasa, 6/5/2025. (Foto: Diskominfo)

ANAMBASNEWS.COM, Bengkalis – Bupati Bengkalis, Kasmarni, menyampaikan sejumlah usulan strategis terkait pengembangan infrastruktur transportasi di Kabupaten Bengkalis kepada Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwagandhi. Usulan tersebut disampaikan langsung dalam kunjungan ke kantor Kementerian Perhubungan di Jakarta, yang juga dihadiri oleh Gubernur Riau dan para kepala daerah se-Provinsi Riau.

Dalam pertemuan itu, Bupati Kasmarni menekankan pentingnya peran Kementerian Perhubungan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di sektor transportasi. Ia mengusulkan pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Ketam Putih di Desa Sungai Batang, Kecamatan Bengkalis, serta penambahan dermaga penyeberangan RoRo di Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis dan Desa Sungai Selari, Kecamatan Bukit Batu. Selain itu, ia juga mengajukan pengalihan status Jalan Lingkar Duri Barat menjadi jalan nasional, serta Jalan Hangtuah Duri menjadi jalan kabupaten.

“Mohon izin Bapak Menteri, kami ingin menyampaikan secara umum bahwa sarana dan prasarana transportasi di Kabupaten Bengkalis masih memerlukan pengembangan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk itu, kami mohon dukungan dari Kementerian Perhubungan,” ujar Bupati Kasmarni.

Kasmarni menjelaskan bahwa pelabuhan Ketam Putih sangat potensial dalam mendukung konektivitas antar wilayah, khususnya dalam program merangkai pulau di Provinsi Riau, yang menghubungkan Kabupaten Bengkalis dengan Kabupaten Kepulauan Meranti. Pemerintah Kabupaten Bengkalis, melalui Dinas Perhubungan, telah menyusun berbagai dokumen pendukung, mulai dari Studi Kelayakan pada tahun 2005, Masterplan dan DED pada 2011, hingga review dan penyusunan AMDAL pada tahun 2019.

Terkait dermaga RoRo, Kasmarni mengungkapkan bahwa kondisi dermaga yang ada saat ini sudah berusia lebih dari 25 tahun dan sering mengalami antrian panjang kendaraan, bahkan hingga 6 jam, yang menyebabkan kemacetan. Untuk mengatasi persoalan tersebut, ia mengusulkan penambahan dermaga di dua titik tersebut guna meningkatkan kapasitas layanan dan memperlancar arus transportasi.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kasmarni turut didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis, dr. Ersan Saputra TH, serta sejumlah pejabat tinggi pratama dan administrator dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Usulan ini diharapkan dapat menjadi perhatian dan prioritas Kementerian Perhubungan guna mendukung konektivitas, pemerataan pembangunan, dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Bengkalis.(Suryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!