BintanSosial dan Ekonomi

Bupati Bintan Panen Perdana Padi Gogo, Dorong Ketahanan Pangan Lokal

10
×

Bupati Bintan Panen Perdana Padi Gogo, Dorong Ketahanan Pangan Lokal

Sebarkan artikel ini
Bupati Bintan, Roby Kurniawan menghadiri Panen Perdana Padi Gogo, (Foto: Ist)

Bintan, Anambasnews.com – Dengan penuh semangat, Bupati Bintan Roby Kurniawan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan Ronny Kartika melakukan panen perdana padi gogo sebagai terobosan dari 24 petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Maju Jaya, Kampung Sei Jeram, Desa Lancang Kuning, Kecamatan Bintan Utara.

Lahan seluas 1 hektare yang sebelumnya digunakan sebagai perkebunan sayur telah diubah menjadi lahan tanam padi. Padi gogo termasuk dalam marga yang sama dengan padi sri, namun berbeda karena ditanam di lahan kering (bukan lahan sawah tergenang air). Varietas yang menjadi penopang produksi di lahan kering antara lain Inpago dan Agritan.

Hasil panen diperkirakan mencapai 4 hingga 5 ton gabah. Sebagian besar akan dibagikan kepada keluarga petani yang tergabung dalam Poktan Maju Jaya sebelum bagian yang tersisa dijual.

“Apresiasi kami sampaikan untuk seluruh pejuang pangan di kelompok tani ini. Gagasan luar biasa dan tekad yang kuat telah menghasilkan hasil nyata, membuktikan bahwa Bintan memiliki potensi besar di sektor pertanian pokok,” jelas Roby dalam sambutannya sebelum melakukan panen pada Senin, 26 Januari 2026.

Menurutnya, upaya ini merupakan wujud nyata semangat swasembada pangan untuk pemenuhan kebutuhan daerah. Roby juga menyampaikan optimisme bahwa Bintan mampu berdikari dalam memenuhi kebutuhan pangan lokal secara menyeluruh jika semangat seperti ini terus berkembang.

Sementara itu, Ketua Poktan Maju Jaya, Manun, menjelaskan bahwa gagasan menanam padi bermula dari ketersediaan lahan bekas tanaman sayur dan kesadaran akan pentingnya beras sebagai makanan pokok masyarakat. “Sayur-mayur saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan, oleh karena itu kami mengambil langkah berani bersama kelompok,” ucapnya.

“Kami awalnya berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bintan, kemudian mendapatkan bibit serta dukungan penuh. Pada Oktober 2025, kami mulai menanam padi gogo,” tambah Manun.

Selama proses penanaman, perawatan, hingga panen, lahan tersebut dilaporkan bebas dari hama. Teknik penggemburan tanah yang tepat dan pola pemupukan yang teratur menjadi kunci kesuksesan pertumbuhan padi gogo yang siap dipanen hari ini.(*Tio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *