BengkalisInfotorial

Bupati Bengkalis Dorong Investasi dan Hilirisasi, Tegaskan Kesiapan Daerah Sambut Investor

22
×

Bupati Bengkalis Dorong Investasi dan Hilirisasi, Tegaskan Kesiapan Daerah Sambut Investor

Sebarkan artikel ini
Gubernur Riau Abdul Wahid dan Bupati Bengkalis, Kasmarni, Senin, 5/5/2025. (Foto: Diskominfo)

ANAMBASNEWS.COM, Bengkalis – Guna membuka peluang investasi yang lebih luas di Provinsi Riau, Gubernur Riau Abdul Wahid bersama para Bupati dan Walikota se-Riau melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI, Rosan Perkasa Roeslani, di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Jakarta, Senin, 5 Mei 2025.

Pertemuan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan membangun komunikasi strategis antara Pemerintah Pusat dan Daerah, sekaligus membahas agenda penting terkait percepatan pembangunan, peningkatan investasi, dan hilirisasi potensi daerah.

Dalam suasana diskusi yang hangat dan produktif, Gubernur Riau menyampaikan sejumlah isu strategis, termasuk solusi terhadap kerusakan infrastruktur jalan akibat aktivitas angkutan tambang, khususnya truk batubara.

Gubernur mengusulkan pembangunan jalur rel kereta api logistik sebagai solusi jangka panjang untuk memperlancar distribusi secara efisien dan ramah lingkungan.

Bupati Bengkalis, Kasmarni, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menyampaikan langsung potensi strategis wilayahnya kepada Menteri Investasi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi konkret antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam menarik investasi, khususnya untuk sektor-sektor unggulan di Kabupaten Bengkalis.

“Kami menyambut baik forum ini sebagai sarana membangun komunikasi langsung dengan Kementerian Investasi. Potensi Bengkalis sangat besar, mulai dari sektor kelautan, energi terbarukan, pertanian, hingga pariwisata budaya Melayu. Namun semua itu membutuhkan dukungan promosi dan infrastruktur,” ujar Kasmarni.

Ia juga menyoroti pentingnya hilirisasi untuk menciptakan nilai tambah produk lokal, mengingat selama ini hasil bumi Bengkalis masih banyak dijual dalam bentuk mentah. Menurutnya, Bengkalis siap bertransformasi menjadi daerah yang tidak hanya kaya SDA, tetapi juga unggul dalam pengolahan hasil melalui pengembangan kawasan industri.

“Kami siap menyambut investasi dengan kemudahan birokrasi dan iklim usaha yang kondusif. Prinsip kami adalah keterbukaan dan keberlanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Rosan Roeslani menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dibawa Gubernur Riau bersama para kepala daerah. Ia menilai langkah ini sebagai contoh nyata pendekatan kolaboratif dalam mendorong investasi.

“Pemerintah Pusat mendukung daerah yang proaktif membangun ekosistem investasi yang ramah dan produktif. Semua masukan akan kami tindak lanjuti, mulai dari pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, hingga penguatan kapasitas SDM lokal untuk menyambut investasi berbasis teknologi dan industri hijau,” ungkap Rosan.

Rosan juga menyebut akan ada tindak lanjut konkret berupa nota kesepahaman, pendampingan teknis, serta kunjungan kerja ke daerah-daerah di Riau, termasuk Bengkalis, guna memastikan peluang investasi bisa direalisasikan secara optimal.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kasmarni didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH dan sejumlah pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemkab Bengkalis. Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam mendorong percepatan pembangunan dan transformasi ekonomi di Provinsi Riau.(Suryani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!