Anambas

BMKG Tarempa: Anambas Memasuki Musim Kemarau, Namun Hujan Masih Sering Terjadi Akibat Fenomena MJO

43
×

BMKG Tarempa: Anambas Memasuki Musim Kemarau, Namun Hujan Masih Sering Terjadi Akibat Fenomena MJO

Sebarkan artikel ini
Kantor Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarempa, Minggu, 8/6/2025. (Foto: Ak/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tarempa mengumumkan bahwa wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas saat ini telah resmi memasuki musim kemarau. Namun demikian, intensitas hujan yang cukup sering terjadi masih dirasakan masyarakat setempat.

Menurut keterangan Prakirawan BMKG Tarempa, Jumiati Marbun, hujan yang masih turun di musim kemarau ini disebabkan oleh adanya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO), yang secara signifikan mempengaruhi peningkatan curah hujan di wilayah tropis.

“Fenomena ini sangat berpengaruh terhadap kondisi curah hujan di wilayah yang dilalui, seringkali menyebabkan peningkatan curah hujan di daerah tropis,” jelas Jumiati Marbun pada Minggu, 8 Juni 2025.

Lebih lanjut, Jumiati menyampaikan bahwa pengaruh MJO bersifat sementara dan diperkirakan akan berakhir pada pertengahan Juni 2025.

BMKG Tarempa juga memprediksi bahwa puncak musim kemarau di Anambas akan berlangsung pada periode Juni hingga September mendatang. Meski demikian, musim kemarau tahun ini diperkirakan tidak akan berlangsung secara ekstrem.

“Namun masyarakat tetap kami imbau agar tetap berhati-hati, terutama dalam beraktivitas di luar ruangan dan menghindari aktivitas pembakaran di lahan terbuka yang bisa memicu kebakaran,” tambah Jumiati.

Dengan kondisi cuaca yang fluktuatif ini, BMKG mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan mengikuti informasi cuaca terkini demi keselamatan bersama.(Ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *