ANAMBASNEWS.COM, Batam – Dalam upaya mendukung implementasi Transformasi Kesehatan yang menjadi prioritas nasional, Pemerintah Kota Batam turut ambil bagian dalam sosialisasi percepatan pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan untuk layanan Kanker, Jantung dan Pembuluh Darah, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak (KJSU-KIA).
Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) ini digelar melalui zoom meeting dan diikuti oleh jajaran pemerintah daerah dari seluruh provinsi dan kabupaten/kota. Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M.Pd., yang mengikuti jalannya pertemuan virtual dari Ruang Rapat Sekda Lantai 2 Kantor Wali Kota Batam.
Dalam pertemuan tersebut, Kemenkes memaparkan rencana percepatan peningkatan kapasitas rumah sakit jejaring KJSU-KIA di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota hingga tahun 2027 melalui Program Strengthening Indonesia’s Health Care Referral Network (SIHREN).
“Kemenkes mendorong Pemerintah Daerah untuk segera melakukan pemetaan serta verifikasi dan validasi kebutuhan serta rencana pemenuhan SDM kesehatan, termasuk mengalokasikan anggaran melalui APBD,” ujar Jefridin, Selasa, 27/5/2025.
Program SIHREN sendiri bertujuan memperkuat sistem rujukan layanan kesehatan, dengan mendistribusikan alat kesehatan (alkes) berbasis data kebutuhan rumah sakit. Melalui program ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan kualitas layanan di rumah sakit rujukan, memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan, serta meningkatkan efisiensi sistem rujukan nasional.
“Tadi dipaparkan bahwa program SIHREN diharapkan mampu menurunkan angka kesakitan dan kematian dari penyakit utama termasuk KJSU-KIA,” tambah Jefridin.
Turut hadir dalam zoom meeting tersebut antara lain Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kota Batam Abd. Malik, Direktur RSUD Embung Fatimah Raden Roro Sri Widjayanti Suryandari, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Batam dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kota Batam.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan transformasi kesehatan yang dicanangkan pemerintah pusat dapat berjalan optimal hingga ke tingkat daerah.**
Editor : Wanto













