Anambasnews.com – Sebuah langkah transformatif datang bagi para petani di Desa Pesisir Timur, Kecamatan Siantan. Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, bersama Kepala Cabang Bank Riau Kepri Syariah Kabupaten Anambas, Idham Khalid, menyerahkan satu unit mesin penggiling padi modern kepada Kelompok Tani Makmur Jaya pada Selasa, 10/2/2026, yang diharapkan akan mengubah wajah pertanian di kawasan yang dikenal sebagai “lumbung padi Pulau Siantan”.
Bantuan ini tidak hanya sekadar alat bantu produksi, melainkan sebagai tonggak penting untuk mempercepat proses pengolahan padi dan menguatkan sektor pertanian rakyat sebagai tulang punggung ekonomi desa.
Dengan kemampuan menggiling hingga tiga ton padi per hari, mesin ini dirancang khusus untuk mengubah gabah menjadi beras siap konsumsi maupun siap jual dengan kecepatan dan kualitas yang jauh lebih baik. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas petani sekaligus menghemat waktu dan tenaga yang sebelumnya terbuang besar.
Sebelumnya, kehidupan para petani di sini jauh dari mudah. Mereka harus bergantung pada mesin rakitan sederhana bahkan proses penggilingan secara manual yang memakan waktu berjam-jam hingga berhari-hari. Kondisi tersebut sering membuat mereka kehilangan kesempatan emas untuk memasarkan hasil panen dalam kondisi terbaik atau memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara tepat waktu.
“Alhamdulillah, melalui program kemitraan kami bisa memberikan solusi nyata bagi kebutuhan masyarakat desa. Kami yakin, dengan adanya mesin ini, ekonomi petani akan meningkat secara signifikan,” ujar Idham Khalid dengan semangat.
Menurutnya, peran Desa Pesisir Timur sebagai penghasil padi utama di Pulau Siantan membuat dukungan infrastruktur pertanian menjadi sangat penting. “Dengan mesin modern ini, proses pengolahan jadi lebih cepat, kualitas beras lebih prima, dan tentunya nilai jualnya akan lebih menguntungkan bagi para petani,” tegas Idham.
Sementara itu, Bupati Aneng mengungkapkan bahwa bantuan ini merupakan respons langsung terhadap keluhan dan kebutuhan mendesak para petani. “Kita tidak bisa menunggu proses APBD yang membutuhkan waktu lama. Oleh karena itu, kami bekerja sama erat dengan Bank Riau Kepri Syariah, dan berkat Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR), bantuan ini bisa segera terealisasikan,” jelasnya.
Bupati juga memberikan pesan penting kepada Kelompok Tani Makmur Jaya. “Mesin ini bukan hanya sebuah alat, tapi harapan baru bagi seluruh petani di sini. Kelola secara kolektif, rawat dengan penuh perhatian, dan pastikan manfaatnya dirasakan oleh semua orang hingga jangka panjang,” tutupnya.(*Julianto)













