ANAMBASNEWS.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Anambas terus berupaya memastikan ketersediaan dokter demi memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Tantangan ini muncul akibat adanya isu bahwa banyak dokter yang enggan mengabdi di wilayah perbatasan seperti Anambas, dan kenyataannya, peminat untuk bekerja di wilayah ini masih minim.
Selama beberapa tahun terakhir, pembukaan lowongan dokter melalui seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) maupun Penerimaan Pegawai dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Anambas sepi peminat.
Hal ini menghambat pemenuhan tenaga kesehatan di daerah tersebut, yang sangat membutuhkan pelayanan medis yang memadai.
Sekretaris Dinas Kesehatan Anambas, Islam Malik, menyatakan bahwa pihaknya telah berupaya menggandeng beberapa universitas untuk mengajak para lulusan berkarier di perbatasan.
Salah satunya adalah Universitas Andalas, yang telah dihubungi dan bahkan melakukan kunjungan langsung ke Anambas.
“Kami sudah berkoordinasi dengan beberapa universitas, seperti Universitas Andalas, untuk memotivasi lulusan mereka agar mau mengabdi di wilayah perbatasan ini,” ujar Islam Malik pada Senin, 28 Oktober 2024.
Sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kekurangan tenaga medis, Dinas Kesehatan Anambas mulai mendatangkan dokter intership.
Program ini memungkinkan dokter yang baru lulus untuk menjalani masa magang dengan tetap didampingi oleh dokter senior dalam melayani pasien.
“Dokter intership ini seperti dokter magang. Mereka menangani pasien dengan pengawasan dari dokter senior,” tambahnya.
Selain mendatangkan dokter, Dinas Kesehatan Anambas juga berupaya meningkatkan ketersediaan alat kesehatan (alkes) di berbagai fasilitas medis. Peningkatan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi dokter dalam bekerja dan meningkatkan pelayanan bagi masyarakat.
“Kami juga akan meningkatkan jumlah dan kualitas alat kesehatan agar dokter bisa nyaman memeriksa pasien, dan pasien juga merasa puas dengan pelayanan yang diberikan,” tutup Islam Malik.
Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengatasi keterbatasan tenaga medis dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Anambas, terutama bagi masyarakat di wilayah perbatasan yang memiliki akses terbatas terhadap layanan kesehatan.(Akbar)













