Tanjungpinang, Anambasnews.com – Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, Dewi Kumalasari Ansar, mengingatkan seluruh pelajar di Kepulauan Riau untuk menjauhi tindakan perundungan (bullying) serta bijak dalam menggunakan media sosial. Pesan ini disampaikannya saat menjadi narasumber dalam kegiatan Kesbangpol Masuk Sekolah (Kemas) seri ke-17 Tahun 2026 di SMK Negeri 1 Bintan Utara, Senin (25/5/2026).
Dalam pemaparannya, Dewi menekankan pentingnya pembentukan karakter sejak dini di lingkungan sekolah. Ia menyoroti tiga hal utama yang wajib diperhatikan generasi muda saat ini.
“Ada tiga poin penting: stop bullying, bijak bermedia sosial, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan media sosial yang tidak tepat bisa berdampak buruk bagi karakter dan mental remaja,” ujar Dewi.
Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan keluarga terus diperkuat agar lahir generasi muda yang beretika, kuat, dan memiliki karakter kebangsaan yang kokoh. Kegiatan Kemas, menurutnya, bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata mengedukasi siswa agar terhindar dari bahaya bullying, radikalisme, dan penyalahgunaan teknologi.
“Kami ingin sekolah menjadi ruang yang sehat, aman, dan nyaman. Generasi Kepri harus cerdas, berkarakter, dan menjaga persatuan,” tambahnya.
Kegiatan yang digagas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Kepri ini mengusung tema penguatan ideologi Pancasila. Sasaran utamanya adalah menciptakan pelajar yang berkualitas, berdaya saing, serta bebas dari pengaruh negatif seperti radikalisme, terorisme, intoleransi, dan narkoba.
Kepala Bakesbangpol Kepri, Muhamad Ikhsan, menjelaskan program ini merupakan amanat UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, bertujuan memperkuat wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional. Kegiatan ini akan terus digelar berkelanjutan ke berbagai sekolah se-Kepri demi menjangkau ribuan pelajar setiap tahunnya.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Bintan Utara, Nuraisah, mengapresiasi terpilihnya sekolahnya sebagai lokasi kegiatan. Ia menilai materi yang disampaikan sangat penting sebagai bekal siswa menghadapi tantangan zaman.
“Terima kasih atas kepercayaan ini. Materi ini sangat berharga bagi siswa kami untuk membangun karakter dan wawasan kebangsaan yang kuat,” ucap Nuraisah.(*Dani)













