ANAMBASNEWS.COM – Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, Kabupaten Kepulauan Anambas tidak mengirimkan utusan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) untuk bertugas pada peringatan detik-detik proklamasi Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tahun 2025.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Anambas, Herry Fakhrizal, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil karena keterbatasan anggaran daerah.
“Tahun ini kita tidak kirim utusan. Karena efisiensi anggaran. Anggaran kita tidak cukup,” ujar Herry kepada media, Selasa, 13 April 2025.
Dalam ketentuan seleksi Paskibraka tingkat Provinsi Kepri, disebutkan bahwa akomodasi bagi peserta yang dikirim dari kabupaten/kota tidak disediakan oleh panitia provinsi. Dengan demikian, seluruh biaya keberangkatan dan pendampingan harus ditanggung oleh pemerintah daerah masing-masing.
“Kalau kita ngirim, biasanya sekalian dengan pendamping. Transportasi ke Tanjungpinang saja sudah tinggi, belum lagi biaya penginapan,” jelas Herry.
Padahal, dalam pelaksanaan HUT RI tahun-tahun sebelumnya, Anambas rutin mengirimkan perwakilan ke tingkat provinsi. Bahkan pada tahun 2024 lalu, Anambas mendapatkan jatah dua orang untuk bergabung dalam tim Paskibraka Provinsi Kepri.
“Biasanya kita dapat jatah satu orang, tapi tahun 2024 kemarin alhamdulillah kita dapat dua. Tapi tahun ini hilang karena kita tidak kirimkan,” tambahnya.
Meski begitu, Herry menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk kembali mengirimkan utusan Paskibraka pada tahun depan, bahkan menargetkan hingga ke tingkat nasional.
“Kita berharap pelajar dapat memahami keadaan sekarang,” tutup Herry.
Keputusan ini diharapkan tidak menyurutkan semangat generasi muda Anambas untuk terus berprestasi dan bersiap menyambut kesempatan di tahun-tahun mendatang.(Ak)













