KepriTanjungpinang

Peringati Hari Kartini, Sekda Misni: Perkuat Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan di Kepri

13
×

Peringati Hari Kartini, Sekda Misni: Perkuat Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan di Kepri

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, Misni, (Foto: Ist)

Tanjungpinang, Anambasnews.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat perlindungan serta pemberdayaan perempuan dan anak. Hal ini ditegaskan oleh Sekretaris Daerah (Sekda), Misni, saat mengikuti talk show nasional bertema “Semangat Kartini, Inspirasi Lintas Generasi” yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Kamis (30/4/2026).

Menteri PPPA RI, Arifah Fauzi, dalam arahannya menegaskan bahwa peringatan ini harus menjadi momen refleksi sekaligus aksi nyata dalam memperjuangkan hak-hak perempuan.

“Hari Kartini mengingatkan kita pentingnya akses setara bagi perempuan dalam pendidikan, ekonomi, hingga pengambilan keputusan. Kolaborasi pusat dan daerah menjadi kunci menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan berkeadilan,” ujar Arifah.

Ia juga menekankan bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Sementara itu, Sekda Misni menegaskan komitmen Pemprov Kepri untuk menerjemahkan kebijakan nasional menjadi program nyata di daerah. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas hidup serta perlindungan maksimal dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

“Perempuan di Kepri memiliki potensi besar sebagai motor penggerak pembangunan. Karena itu, pemberdayaan harus terus diperkuat melalui program yang tepat sasaran dan berkelanjutan,” jelas Misni.

Pemprov Kepri juga terus memperkuat sistem perlindungan melalui regulasi dan layanan pendampingan yang responsif, demi menciptakan rasa aman dan kesejahteraan bagi seluruh perempuan dan anak di wilayah ini.

Momentum ini menjadi pengingat bahwa semangat emansipasi Kartini harus terus dihidupkan melalui kerja nyata demi masa depan yang lebih setara dan inklusif.*Dani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *