AnambasPendidikan dan Kesehatan

20 Anak Desa Sri Tanjung Masih Menunggu Penerimaan Siswa di SMP, Ini Kata Disdik Anambas

361
×

20 Anak Desa Sri Tanjung Masih Menunggu Penerimaan Siswa di SMP, Ini Kata Disdik Anambas

Sebarkan artikel ini
Kepala Desa Sri Tanjung, Penglek, (Foto: Ist)

ANAMBASNEWS.COM – Kepala Desa Sri Tanjung, Penglek mengungkapkan saat ini terdapat 20 orang anak yang sedang menunggu keputusan terkait belajar di SMP Negeri 2 Siantan.

Hal ini menyusul tidak masuknya mereka dalam seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

“Ya benar 20 orang anak kami tak masuk di SMP 2. Kami sudah berjumpa dengan pak Bupati,” ujar Penglek, Kamis, (3/7).

Penglek menjelaskan tidak lulusnya anak dari desanya ini dikarenakan tidak masuk dalam sistem zonasi SMP 2. Selain itu, kuota yang tersedia telah terpenuhi.

“Kalau diukur lewat jalur laut, memang kita lebih dekat dengan SMP 1. Tapi kan sekarang kita pakai motor lewat darat ya lebih dekat ke SMP 2,” tegas dia.

Orang tua, kata dia, ingin anaknya bersekolah di SMP 2 karena ada guru agama non muslim. Mayoritas anak-anak dari desanya merupakan penganut agama non muslim.

“Anak-anak ini agamanya non muslim. Nah di SMP 1 itu tidak ada guru selain agama islam. Makanya, orang tua tetap ingin di SMP 2,” ungkap dia.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Menengah di Dinas Pendidikan Anambas, Iim Mulyani Putri mengaku telah mengetahui permasalahan ini.

Untuk mengatasi masalah ini, pihaknya telah mengirimkan surat ke Direktorat Pendidikan Menengah untuk meminta penambahan kuota.

“Semulanya satu rombongan belajar ada 32, kita minta jadi 38. Surat ini sudah kita kirim pada tanggal 26 Juni, ditanda tangani pak Aneng (Bupati),” kata Iim.

Sambil menunggu surat balasan keluar, pihaknya menghimbau orang tua untuk mendaftarkan anaknya di SMP 1. Karena kuota masih tersedia.

“Sambil cari solusi kita imbau daftar di SMP 1. Sampai sekarang panitia masih membuka pendaftaran,” pungkas Iim.(Ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!