ANAMBASNEWS.COM, Batam – Majelis Pengurus Wilayah Pemuda Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Provinsi Kepulauan Riau menyatakan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam dalam upaya memberantas mafia tanah di Kota Batam. Dukungan ini diberikan sebagai respons terhadap maraknya praktik ilegal dalam pengelolaan lahan yang dinilai semakin meresahkan dan menghambat iklim investasi.
Menurut Pemuda ICMI Kepri, mafia tanah di Batam diduga memanfaatkan celah hukum untuk meraup keuntungan dengan menerbitkan izin penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan regulasi. Bahkan, terdapat indikasi keterlibatan oknum pengusaha maupun aparat yang menyalahgunakan kewenangan dalam pengelolaan wilayah hijau yang seharusnya dilindungi.
Mantan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Batam, Andrinasyah Sinaga, menegaskan pentingnya tindakan tegas dari BP Batam dalam menertibkan lahan-lahan bermasalah.
“Kami sangat mendukung BP Batam untuk berani mengusut oknum-oknum yang melanggar aturan. Jangan ada kompromi terhadap pelanggaran hukum yang merugikan masyarakat dan investor,” ujar Andrinasyah.
Selain itu, Pemuda ICMI Kepri juga mengapresiasi pembentukan Panitia Kerja (Panja) Tata Kelola Kawasan Batam oleh DPR RI Komisi VI. Keberadaan Panja ini diharapkan dapat memastikan pengelolaan lahan di Batam lebih transparan serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan investor.
“Kami siap bekerja sama dalam mengawasi tata kelola lahan agar lebih baik dan terbebas dari praktik ilegal. Kejelasan hukum sangat penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat di Batam,” tambahnya.
Dengan adanya langkah-langkah strategis ini, diharapkan Batam dapat terbebas dari praktik mafia tanah dan kembali menjadi pusat industri yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi nasional.(Anwar)













