AnambasPendidikan dan Kesehatan

Manajemen RSUD Tarempa Tanggapi Isu Penutupan Pelayanan Poli Akibat Aksi Solidaritas Dokter

142
×

Manajemen RSUD Tarempa Tanggapi Isu Penutupan Pelayanan Poli Akibat Aksi Solidaritas Dokter

Sebarkan artikel ini
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa, Jumat, 24/1/2025. (Foto: Burhan/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa merespons kabar penutupan layanan poli yang sempat beredar di masyarakat.

Direktur RSUD Tarempa, Rini Gumana Cahyaasih, mengklarifikasi isu tersebut yang berawal dari pesan berantai di aplikasi WhatsApp.

Dalam pesan tersebut, disebutkan bahwa layanan poli akan ditutup sebagai bentuk solidaritas para dokter akibat insentif yang belum dibayarkan sejak November 2024.

Selain itu, dua dokter spesialis, Ade dan Silvi, juga dikabarkan belum menerima kejelasan terkait hak pembayaran mereka.

“Saya langsung menanyakan ke dokter yang ada di poli-poli. Alhamdulillah, tadi semua poli buka dan tidak ada yang tutup,” ujar Rini saat dikonfirmasi awak media pada Jumat, 24 Januari 2025.

Rini mengakui, memang ada beberapa dokter yang mengikuti audiensi bersama Bupati Anambas untuk membahas solusi atas permasalahan ini.

Beberapa dokter yang hadir dalam audiensi tersebut antara lain Kamila Arifa, Rizky Oktavian, Ade Ariantara Arsyaf, Nurnaningsih, dan Rikardo Napitapulu.

Permasalahan ini, menurut Rini, berawal dari keterlambatan pembayaran insentif para dokter kontrak Pemerintah Kabupaten Anambas sejak November 2024. Rini menjelaskan bahwa hal ini sudah dibahas dalam rapat dengan Bupati Anambas.

“Pembayaran insentif sudah direview oleh Inspektorat. Saat ini kita menunggu proses lebih lanjut karena ini sudah menjadi ranah Gubernur dan Kementerian Keuangan yang sedang memperjuangkan keuangan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, pantauan di RSUD Tarempa menunjukkan bahwa tenaga medis, baik dokter maupun perawat, tetap melayani pasien seperti biasa.

Namun, beberapa ruangan poli, seperti poli penyakit dalam dan poli anak, terlihat tertutup.

Manajemen RSUD Tarempa memastikan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyelesaikan permasalahan ini agar pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal bagi masyarakat.(Burhan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!