BeritaTanjungpinang

Kerusakan Plafon Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Akibat Cuaca Ekstrem, Perbaikan Langsung Dilakukan

96
×

Kerusakan Plafon Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura Akibat Cuaca Ekstrem, Perbaikan Langsung Dilakukan

Sebarkan artikel ini
Plafon Pelabuhan Internasional SBP, Jumat, 20/9/2024. (Foto: Anwar/Anambasnews.com)

ANAMBASNEWS.COM, Tanjungpinang  – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda Kota Tanjungpinang pada Selasa malam, 17 September 2024, menyebabkan kerusakan parah pada plafon Pelabuhan Internasional Sri Bintan Pura (SBP). Cuaca ekstrem ini tidak hanya berdampak pada fasilitas publik dan perumahan warga, tetapi juga merusak berbagai infrastruktur penting, termasuk fasilitas pelabuhan.

R. Fulltimer H., Humas Pelindo Cabang Tanjungpinang, membenarkan bahwa plafon di lorong masuk pelabuhan mengalami ambruk akibat terjangan cuaca buruk. Meski demikian, ia menegaskan bahwa operasional pelabuhan tetap berjalan normal.

“Kami langsung melakukan perbaikan plafon dan atap yang rusak. Pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal. Hari ini perbaikan sudah mulai dilakukan,” ujar Riel, sapaan akrab R. Fulltimer H.

Dalam kejadian ini, PT Pelindo (Persero) berkomitmen penuh untuk segera memperbaiki kerusakan demi kenyamanan dan keselamatan para pengguna jasa pelabuhan. Perbaikan tersebut juga dilakukan sejalan dengan upaya Pelindo untuk menjaga kualitas layanan yang terbaik.

Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Pelabuhan (Lala) KPLP Tanjungpinang, Imran, SSiT, MH, turut memberikan keterangan terkait kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa selain plafon, bagian atap Pelabuhan Internasional SBP juga mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem yang terjadi.

“Kerusakan ini kami pastikan setelah melakukan survei lapangan bersama jajaran PT Pelindo. Kami berharap perbaikan dapat segera diselesaikan agar pelayanan kepada masyarakat bisa kembali normal,” jelas Imran.

Imran juga menyatakan bahwa pihaknya telah mengirim surat kepada PT Pelindo untuk segera mengambil tindakan, termasuk:

1. Memperbaiki kerusakan plafon dan atap yang ada.

2. Mengalihkan sementara kedatangan dan keberangkatan kapal internasional ke pelabuhan domestik hingga perbaikan selesai.

Ia berharap, perbaikan dapat segera dirampungkan agar layanan pelabuhan bisa kembali optimal dan masyarakat dapat segera memanfaatkan fasilitas yang ada dengan aman.(Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dilarang mengambil konten!!